oleh

Ketua DPRD Kab. Sukabumi Hadiri Launching “Gadis Sukabumi”

Sukabumi – koranprogresif.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara menghadiri launching Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting (Gadis Sukabumi) dari Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Selasa (15/11/2022). Gerakan ini diluncurkan secara hybrid.

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara kali ini mendampingi mendampingi Wakil Bupati, H. Iyos Somantri, selaku Ketua tim penanganan stunting Kabupaten Sukabumi, sebagai bentuk komitmen unsur Legislatif dalam mewujudkan new zero stunting di Kabupaten Sukabumi.

Yudha mengatakan, stunting merupakan permasalahan bersama dan harus dilawan bersama sama, apalagi telah ada sistem untuk mendeteksi dan menangani stunting. “Sekecil apapun hal yang perlu dilakukan bersama untuk mengatasi stunting ini,” ujarnya.

Yudha berharap, dalam penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi, Kepala Desa menjadi garda terdepan yang diharapkan mampu mendeteksi secara langsung perkembangan kasus stunting di masyarakat, Kepala Desa yang mengetahui secara persis karakteristik dan kondisi di Desa masing-masing, Kepala Desa harus mengupdate data-data karena disini kita punya program Gadis, sehingga intervensi bisa dilakukan dengan cepat.

“DPRD Kabupaten Sukabumi akan mensupport seluruh program kegiatan dalam rangka mewujudkan new zero stunting di Kabupaten Sukabumi, implementasi dan bentuk komitmen DPRD dalam menekan angka stunting, memastikan akan menggodok secara khusus alokasi anggaran stunting di tahun 2023 mendatang,” tuturnya

“Pastinya kita dalam agenda rapat kerja anggaran tahun 2023, stunting ini tentunya masuk dalam Badan Anggaran untuk nantinya kita berkoordinasi dengan TAPD, berapa kebutuhan anggaran untuk menekan stunting dan harus betul betul real dan data valid sehingga anggarannya tepat sasaran dan tepat guna,” ungkapnya.

Dirinya akan mengintruksikan kepada seluruh Anggota DPRD untuk melakukan pendataan stunting di setiap daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. “Pokonya akan disampaikan kepada 50 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, dimana untuk tiap-tiap daerah pemilihan bisa di pantau secara langsung stunting di daerah masing-masing untuk selanjutnya dilaporkan ke Pemerintah Daerah sehingga kita bisa kerja secara bersama,” pungkasnya. (Eko).

Berita Lainnya