oleh

Kementerian ESDM Pastikan Stok Energi Aman Selama Mudik 2019

-Nusantara-242 views

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi sepanjang Ramadhan dan mudik Idul Fitri Tahun 2019 dalam kondisi aman. Pasokan yang dimaksud meliputi BBM minyak, gas, avtur, LPG dan juga listrik.

Demikian disampaikan Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam diskusi media FMB9 dengan tema “Mudik Aman dan Lancar” di Kementerian Kominfo, Senin (20/5/2019).

Hadir dalam acara ini; Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi , Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Danang Parikesit dan Kepala Korlantas POLRI (Kepolisian RI), Refdi Andri.
Mendukung kelancaran mudik, Rida menambahkan, Kementerian ESDM mendirikan Posko.

“Berbeda dengan Posko Mudik Kemenhub, Posko Kementerian ESDM mulai beroperasi 21 Mei hingga 21 Juni 2019. Ini semua untuk memastikan pasokan energi aman,” jelas Rida.

Berkait dengan mudik pula, demikian Rida menambahkan, jajaran ESDM yang dipimpin Menteri Ignasius Jonan telah melakukan pemantaaun di lapangan pada Sabtu, 11 Mei 2019.

Pemantauan dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di rute Surabaya – Semarang, yaitu SPBU 575B Ngawi dan SPBU 519B Solo.
Kedua SPBU tersebut sudah beroperasi dan dapat melayani kebutuhan BBM masyarakat yang akan bepergian melintasi jalur tol.

Diungkapkan pula bahwa, SPBU yang berada di ruas tol Surabaya – Semarang sudah baik dan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar pemudik.

Dalam catatan Kementerian ESDM, dari Surabaya sampai ke Ngawi sekitar 160 kilo meter (km), tiap sekitar 100 km terdapat 1 SPBU.

Secara keseluruhan, di sepanjang jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya, disiapkan 54 SPBU besar termasuk 10 SPBU baru dan 16 SPBU sementara. SPBU sementara ini hanya beroperasi saat puncak mudik dan puncak arus balik, yaitu H-15 hingga H+15.

Untuk mengantisipasi kebutuhan bahan bakar karena lonjakan pemudik di jalan tol yang telah banyak tersambung, Dirut Pertamina, Nicke Widyawati saat mendampingi Menteri ESDM melakukan pantauan langsung di lapangan, menjelaskan bahwa PT Pertamina menyiapkan fasilitas pendukung lainnya seperti 200 motorist (motor pengantar BBM), mobile storage atau kantong BBM, dan kiosK Pertamax.

Untuk jalan tol yang berada di wilayah Jawa Tengah disiapkan 6 SPBU, 15 Kiosk Pertamax, 6 Serambi Pertamax, 45 SPBU Kantong dan 60 motorist.
Kementerian ESDM melalui PT Pertamina, tegas Rida Mulyana, menjamin bahwa 2 minggu sebelum Lebaran Idul Fitri, seluruh SPBU telah beroperasi penuh, dengan kapasitas rata-rata tanki 60 kilo liter (kl).

Sedangakan untuk ruas tol Jawa Timur dibuka 5 SPBU besar dengan rata rata jumlah nozzle 27 hingga 37 buah.

Disamping itu, akan dioperasikan juga 7 SPBU sementara atau mobile dispenser yang dilengkapi nozzle. SPBU ini berkapasitas 24 ribu liter hingga 32.000 liter.

“Stok premiun cukup untuk 21 hari, Pertalite (21 hari), Pertamax (22 hari), pertamax Turbo (58 hari), Solar (26 hari), Avtur (48 hari).

Kondisi listrik juga aman dengan pasokan secara nasional 38.2018,18 MW,” tegas Rida. (Red).

News Feed