oleh

Kelompok Tani Minta Billing System Pupuk Bersubsidi Diterapkan Disemua Kecamatan Diwilayah Lampung Selatan

-Nusantara-355 views

Lamsel – koranprogresif.co.id – Program Billing Sytem pupuk bersubsidi yang sejak beberapa tahun lalu diuji cobakan dibeberapa kecamatan di kabupaten Lampung Selatan dirasakan para petani dan pengurus kelompok tani (Poktan) bermanfaat terutama dalam hal pendistribusian kekelompok tani dan petani dimana penyaluran sesuai dengan kebutuhan kelompok tani, tepat sasaran tepat jenis dan tepat waktu.

Beberapa kecamatan dilampung selatan yang sudah melakukan billing system pupuk bersubsidi diantaranya Kecamatan Candipuro, Ketapang, Palas, Sragi dan Kecamatan Penengahan. Menurut Pengurus Kelompok Tani (Poktan) mereka mengatakan, program billing system pupuk bersubsidi yang bekerja sama dengan BANK Lampung ini bagus meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terutapa informasi kepada petani harus lebih dimaksimalkan oleh para penyuluh pertanian dan kelompok-kelompok tani.

Hal ini disepakati perwakilan pengurus kelompok tani dari masing-masing desa sekecamatan Penengahan saat melakukan diskusi dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Penengahan, Para Penyuluh, Upt dan kios pengecer pupuk bersubsidi diwilayah Penengahan pada Senin (5/11/18).

Ahmad Widodo, Ketua KTNA Penengahan yang juga Humas KTNA Kabupaten Lampung Selatan, aspirasi para ketua Poktan dan Gapoktan mengatakan bahwa, petani minta semua kecamatan di Lampung Selatan, agar menerapkan billing system pupuk subsidi, karena kalau kami melaksanakan kemudian tetangga kecamatan lain tidak melaksanakan, maka manfaatnya tidak bisa dirasakan petani di kecamatan yang belum melaksanakan program billing system pupuk bersubsidi.

“Manfaat billing system pupuk bersubsidi ini baik karna tepat waktu, jenis, jumlah dan sasaran karena kita semua tahu berapa jumlah kuota pupuk yang kita miliki dan kapan bisa ditebus melalui Bank Lampung. Tapi kalau tidak semua kecamatan menerapkan tentunya manfaatnya tidak akan dirasakan petani.

Contoh misalkan ada kecamatan yang belum menerapkan billing kok disebutkan kuota pupuknya kurang dan lainya, kemudian bila semua kecamatan menerapkan ini kelompok tani tidak bisa ogah- ogahan menyusun RDKK Pupuk karena kalau tanpa RDKK pemerintah tidak bisa menyalurkan pupuk subsidi,” terangnya.

Para pengurus kelompok tani di kecamatan Penengahan meminta agar Pemerintah Daerah segera meminta semua Kecamatan menerapkan Program Billing System Pupuk Bersubsidi, selain manfaatnya banyak sekaligus memberikan rasa keadilan dan kebersamaan dengan para petani di kecamatan yang sudah sejak beberapa tahun lalu dilakukan uji coba.

“Atas nama teman – teman kelompok tani yang hadir saat ini, saya meminta supaya Pemerintah menerapkan program billing ini di 17 Kecamatan di Lampung Selatan, karena dengan adanya Program ini banyak manfaat terutama dalam hal penyaluran sekaligus penyusunan RDKK kelompok tidak bisa main-main lagi karna jumlah itu yang akan ditebus. Dan jangan cuma lima kecamatan saja yang diterapkan billing system pupuk subsidi harus semua, kalau billing ya harus semua, kalau tidak ya tidak semua,” pungkas Ketua KTNA Penengahan. (AW)

News Feed