oleh

KEJATI KALSEL REKOMENDASIKAN LIMA KEJARI UNTUK WBK

-Nusantara-223 views

Kalsel – koranprogresif.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel terus berupaya mendorong Kejakaan Negeri (Kejari) yang ada diwilayah Kalsel untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Untuk menudukung upaya dari program Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) itu, maka diadakanlah pelatihan yang disebut In House Training bagi institusi kejaksaan. Pelatihan ini berlaku untuk kejaksaan di seluruh wilayah Indonesia.

Usai mengikuti pembukaan In House Training Penilaian Mandiri Zona Integritas menuju WBK/WBBM 2019, melalui sarana video conference yang disampaikan langsung Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah dan Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung RI, Muhammad Yusni, Senin (15/4/2019) di Aula Kejati Kalsel di Banjarmasin, Asisten Pengawasan Kejati Kalsel, Sinarta Sembiring SH didampingi Kasi Penkum Kejati Kalsel, Makhfujat kepada wartawan memaparkan, sudah ada lima Kejari yang nantinya akan diusulkan menuju WBK, dengan penilainya yang dilakukan secara internal oleh bidang pengawasan,” ujarnya.

Terkait kelima Kejari yang akan diajukan, Sinarta belum bisa memastikannya karena masih dalam tahap penilaian.

Walau demikian, Sinarta menerangkan ada satu Kejari yang wajib WBK, yakni Kejari yang berada di ibu kota Provinsi yaitu Kejari Banjarmasin.

“Ada satu Kejari yang wajib WBK yaitu Kejari Banjarmasin, dan target Pak Kajati harus ada lima Kejari yang diusulkan, setelah menerima usulan lima Kejari dari Kejati Kalsel, tim dari Kejagung RI kemudian melakukan penilaian langsung secara internal ke Kejari yang diusulkan tersebut,” imbuhnya.

Namun ditegaskannya, apabila dalam penilaian itu masih terdapat keluhan atau laporan masyarakat mengenai ketidakpuasan pelayanan, maka tidak menutup kemungkinan usulan status WBKnya dicabut.

“Semoga masyarakat merasa puas berhubungan dengan Kejaksaan, jangan ada lagi yang merasa dipersulit dan dimintai yang macam-macam,” pungkasnya. (MN).

News Feed