oleh

Kejaksaan Negeri Kapuas, Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

Kuala Kapuas – koranprogresif. co.id – Selaku Inspektur Upacara, pada peringatan Hari Anti Kurupsi, Senin (9/12), Kajari Kapuas Komaidi, SH dengan mengambil tema “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonensi Maju”, Senin (9/12).

Hadir dalam upacara tersebut, Kasi Intel, Kasi Pidum, Kasi Pidsus, Kacapjari Palingkau dan seluruh staf Kejaksaan Negeri Kapuas, Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin dibacakan oleh Kajari Kapuas, Komaidi, SH.

Momen penting merupakan saat yang baik untuk kita bersama melakukan introspeksi dan evaluasi guna mendorong perbaikan kwalitas kerja kita dalam upaya kewujudkan pemberantasan korupsi yang dapat memenuhi ekspektasi tercipitanya Indonesia Maju yang bersih dan bebas dari korupsi.

Berangkat dari pemahaman bahwa korupsi merupakan masuk bersama, maka sudah barang tentu agenda pemberantasan korupsi harus kerepresentasi, upaya yang prestasi semua komponen bangsa terlebih aparatur Kejaksaan sebagai garda terdepan yang memiliki peran penting dan vital dalam penegakan hukum.

Kejahatan korupsi diakui tidak hanya sebagai masalah yang sangat kompleks, meluas, namun juga bersipat sistemik rakta kenunjukan seringkali korupsi tumbuh subur sebagai hagian dari masifnya kekuasaan ekonomi, hukum , dan politik dan bahkan merupakan bagian dan sistem itu sendiri.

Dalam praktiknya pula memaksa individu untuk kelakuan korupsi, Fonomena pratik korupsi yang melembaga ini nyaris merasuki seluruh sektor kehidupan dan dilakukan secara berulang ulang hingga merusak sendi sendi perekonomian serta menghambat pembangunan Nasional.

Dengan diperlukan upaya indentifikasi analisa sekaligus penataan yang komprehensif tergadap akar masalah dan faktor-faktor penyebab terjadinya korupsi, guna diformulasikan langkah langkah perbaikan disamping diperlukannya juga upaya untuk memonitor setiap kebijakan guna melihat tingkat kerawanan akan terjadinya pratik korupsi.

Selain persoalan korupsi sistemik, dalam perkembangannya terdapat berbagai persoalan penting yang harus kita waspadai bersama, modus operandi untuk melakukan kejahatan korupsi saat ini yang sudah sedekian canggihnya, telah memanfaatkan berbagail kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal tersebut hendaknya pula semangat perubahan yang hendak ditularkan dari penerapan, Wilayah Bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Bebas Melayani (WBBM) diharapkan menjadi Salah satu ikhtiar yang patut dipakukan secara konsisten dan berkesinambungan. (Diman).

News Feed