oleh

Kecewa Audiensi Tertunda, HMI Banjarmasin Akan Unjuk Rasa

-Nasional-144 views

 

Banjarmasin – koranprogresif.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Banjarmasin kecewa karena ditundanya audiensi kasus HKN oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin, Rabu (18/5).

Mengobati kekecewaan, HMI berencana melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri dan Pemko Banjarmasin pada minggu depan.

Pers rilis yang diterima koranprogresif.co.id dari
Nurdin Ardalepa Ketua HMI Banjarmasin menyatakan bahwa, kemarin pihaknya sudah bersurat dan balasan dari kejari kota Banjarmasin akan di adakan di hari rabu tanggal 18 Mei 2022 tapi tiba-tiba di tunda dan kita tentu sudah cukup lama menunggu keseriusan kejari dan tentu keseriusan Walikota Banjarmasin untuk menyelesaikan kasus ini.
Menurutnya ini bukan kasus kecil dan jangan sampai tertutup dan hilang begitu saja, perlu peran Wali Kota juga tentunya.

Nurdin juga mengatakan, kita juga sedikit bingung padahal mantan kepala dinas kesehatan yang kemarin menjabat kepala dinas kesehatan saat kasus itu terjadi sudah jadi asisten 1 di kalangan walikota banjarmasin, ada apa sebenarnya? seperti semua nya diam

Ridha, Kabid PTKP HMI Banjarmasin mengatakan, kita sudah sesuai SOP kita, kita ajukan audensi dan itu tidak di terima ya tentu kita akan aksi, saat ini kita lagi meakomodir masa di beberapa kampus rencanya minggu depan kita akan turun, dan aksi ini akan ada di dua titik pertama di Pemko Banjarmasin target Walikota Banjarmasin, kedua kejari Kota banjarmasin, kenapa di Walikota Banjarmasin, kita ingin minta keseriusan walikota untuk memberi kuasa nya dalam kasus ini kita tidak ingin ketika ada mantan kepala dinas wali kota yang terduga pungli dan sekarang jadi asisten 1 malah walikota diam saja, dengan demikian kami harus mengambil langkah tentu nya setelah tertundanya audensi ini.

Atas tertundanya audiensi ini, Kajari Banjarmasin melalui Kasi Pidsus, Arif Ronaldi, SH menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada HMI. “Kami masih berkoordinasi untuk menjadwalkan ulang Audiensi,” tutur Kasi pidsus Kejari Banjarmasin.

Pihaknya menurut Arif, sangat mengapresiasi dukungan HMI terhadap perkara ini. “Agar diketahui bahwa perkara ini dalam tahap penyidikan,” ujarnya.

Arif menambahkan, kasus ini terus berjalan. Sekarang pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari beberapa ahli. Diantaranya ahli administrasi negara, ahli pidana, dan ahli keuangan negara.

“Insya Allah kalau sudah selesai akan segera kita sampaikan hasilnya,” pungkasnya. (MN).

Berita Lainnya