oleh

Keakraban Satgas TMMD Dengan Anak Kecil, Bagaikan Anak Sendiri

-TNI Polri-368 views

 

Batang – koranprogresif.co.id – Tahun ini Kodim 0736/Batang yang berada di bawah Komando Resor Militer 071/Wijaya Kusuma, Kodam IV/Diponegoro diberi kehormatan untuk menyelenggarakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 103 di Desa Durenombo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang-Jawa Tengah.

Kegiatan TMMD itu sendiri akan segera ditutup oleh Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos pada tanggal 13 Nopember 2018.

Kedekatan dan keakraban TNI dengan rakyat tidak perlu diragukan lagi, begitu juga dengan seorang anngota Satgas TMMD yang rata-rata juga sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa).

Dimana tugas dan tanggungjawab seorang Babinsa di wilayah tidak hanya terfokus pada pendampingan karya bakti saja, namun Babinsa juga dituntut mampu berkomunikasi sosial seperti menyelesaikan persoalan masyarakat dan menjadi penghibur di kala masyarakat sedang bersusah hati, tidak terkecuali anak kecil sekalipun.

Seperti yang dilakukan oleh Sertu Hartono anggota Satgas TMMD Kodim 0736/Batang, hari libur bukan berarti bersantai-santai, pagi ini Sertu Hartono datangi rumah warga penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) program TMMD untuk mengecek kondisi dan melaksanakan kegiatan anjangsana dan Komsos dengan beberapa warga setempat, Senin (12/11/2018).

Disela-sela Komsos dengan masyarakat, Sertu Hartono di panggil oleh anak kecil yang duduk sendirian. Dengan kepolosannya anak kecil itu mengatakan, “Om Tentara lagi apa”, ucapnya.

Lantas, seketika Sertu Hartono menghampiri anak itu kemudian memegangi kedua pundak anak kecil yang yang bernama Nafis itu, seperti layaknya seorang bapak Kepada anaknya. Semakin terasa keakraban diantara mereka, hal itu dapat terlihat dari bahasa tubuh Nafis (4 thn) yang nyaman berada di dekat sang Prajurit.

Sertu Hartono mengatakan, ia bangga bisa bermain, sambil bercerita tentang kepahlawanan kepada anak-anak di Desa Durenombo.

“Kita harus sayang dengan anak-anak kecil,mereka itu masih polos, ibarat kertas masih putih tinggal kita yang akan menulisinya dengan tinta hitam, merah ataupun tinta emas. Anak itu calon generasi kita yang wajib mendapat bimbingan lebih dari kita,” ujarnya. (Red/Pendim 0736)

News Feed