oleh

Kasad Wisuda Purna 136 Perwira Tinggi AD di Akmil

-TNI Polri-483 views

Magelang – koranprogresif.co.id – Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono memimpin Upacara Wisuda Purnawirawan 136 Perwira Tinggi TNI AD di Gedung Lilly Rochli Akademi Militer.

Para wisudawan terdiri dari satu orang Jenderal berbintang empat yaitu Jenderal TNI Gator Nurmantyo (Mantan Panglima TNI), 10 Letjen TNI, 46 Mayjen TNI & 74 Brigjen TNI, diantara peserta wisuda terdapat 4 wisudawati (Kowad) berpangkat Brigjen TNI.

Rangkaian kegiatan Wisuda Purnawira Pati TNI AD berlangsung mulai tanggal 9 sampai dengan 11 November 2018, diawali dengan tradisi penyambutan di pintu gerbang Akmil, tradisi Puncak Tidar, malam temu kangen dan sebagai puncaknya Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AD di Gedung Lily Rohly Kesatrian Akmil.

Rangkaian kegiatan Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AD diakhiri dengan  penyerahan kenang-kenangan, pembagian kartu Pepabri, PERIP, PPAD, Psikograf, kartu BPJS dan Foto bersama.

Dalam sambutannya, KASAD menyampaikan bahwa, acara yang berlangsung setiap dua tahun sekali ini, diselenggarakan bersamaan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Akmil ke 61, yaitu pada tanggal 11 November 2018 pukul 11.00 Wib, memberikan makna dan kenangan tersendiri bagi Wisudawan karena usia Almamater Akmil sama dengan usia pensiun normal perwira TNI.

Wisuda purnawira ini pada hakekatnya merupakan sebuah seremonial yang diselenggarakan untuk memberikan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari segenap keluarga besar TNI AD kepada perwira tinggi TNI AD atas pengabdiannya.

Pengabdian seorang prajurit tidak akan berhenti sebagaimana pernyataan Jenderal (Anumerta) Oerip Soemohardjo bahwa “seorang prajurit bisa pensiun, namun sebagai pejuang tidak akan pernah mengalami pensiun dalam mengabdikan dirinya bagi kepentingan bangsa dan negara”.

Demikian pula pernyataan Jenderal Douglas Mac Arthur, seorang Kasad USA tahun 1930-an, bahwa “the old soldiers never die, they just fade away”, para prajurit tua tidak akan pernah mati, mereka hanya menyingkir untuk memberi kesempatan pada generasi selanjutnya.

Ungkapan kedua Jenderal tersebut merupakan pesan moral, bahwa walaupun secara formal telah mengakhiri masa tugasnya, namun para prajurit sejati tidak akan berhenti mengabdi kepada bangsa dan negaranya.

Untuk itulah, para wisudawan hendaknya juga tetap memegang komitmen pengabdiannya untuk terus berkontribusi membangun bangsa dan negara yang kita cintai.

Diakhir amanatnya, Kasad mengucapkan “Selamat Jalan, Selamat Berkarya dan Selamat Melanjutkan Perjuangan”. (Red).

News Feed