oleh

KARENA HARGA MENURUN, PETANI KELAPA PEMBUAT KOPRA MERUGI

-TNI Polri-142 views

 

 

MINAHASA UTARA – Petani kelapa di Desa Kaleosan Kec. Kalawat Kab. Minut, mengeluhkan harga kopra yang terus merosot dalam beberapa bulan terakhir. Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi Sertu Jerius Lahawia menyambangi pemilik kebun kelapa Bpk. Alimudin dan Ibu Helda Rasuh, (28/11/2018).

 

Turunnya harga mengakibatkan petani merugi sebab biaya buruh untuk panjat kelapa cukup tinggi dan akibat harga kopra turun, banyak petani yang tidak lagi membuat kopra. Petani kebanyakan menjual hasil panen dalam bentuk kelapa segar sebab harganya cukup tinggi.

“Lebih menguntungkan menjual buah kepala dari pada kopra, sebab harus diolah lagi,” kata Bpk Alimudin.

 

Babinsa Sertu Jerius mengatakan, para pedagang pengumpul membeli kopra ke petani mengikuti harga pasaran di tingkat pabrik.

“Jika harga di tingkat pabrik naik, dipastikan harga di tingkat pengumpul naik dan sebaliknya,” kata Babinsa.

 

Lanjutnya, selain karena faktor usia pohon kelapa, banyak petani menebang pohon kelapa untuk dijual kepada para pedagang sebagai kebutuhan bahan bangunan, dan hasilnya pun sangat menguntungkan.

“Bahan bangunan dari pohon kelapa banyak diminati sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan mebel dan juga bangunan rumah,” tambahnya

News Feed