oleh

Kapal Perang TNI AL, KRI Kerapu-812 “Dikepung” Perahu Nelayan di Perairan Laut Sorong

-Mitra tni-145 views

 

Sorong – koranprogresif.co.id – Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Kerapu-812 “dikepung” 100 perahu dan sekitar 300 nelayan ketika lego jangkar di perairan antara Pulau Jefman dan Pulau Samate, Papua Barat. Sejumlah perahu nelayan merapat di lambung kiri dan lambung kanan di kapal perang yang dikomandani Mayor Laut (P) Joko Ariyanto. Selanjutnya, nelayan menuju deck hely kapal.

Pengepungan terjadi pada kegiatan Vaksinasi Maritim dan Pemberian bantuan paket bahan makan pokok yang digelar Koarmada III di tengah laut, Senin (27/9/2021).

Ratusan warga naik perahu menuju KRI Kerapu-812 yang lego jangkar di perairan tersebut.

Kegiatan ini ditinjau Pangkoarmada III, Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr., Opsla yang diwakili Kapok Sahli Pangkoarmada III, Laksma TNI Endra Sulistiyono, S.E., M.M., Wadan Lantamal XIV, Kolonel Laut (P) Y. Yulius Tamoni, Wakil Ketua Daerah Jalasenastri Armada III, Ny. Ratna Yeheskiel Katiandagho, Pelaksana Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Christin D. Tarigan dan Konsultan Pelaksana Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua, Billy Hakim Ardiwijaya.

Koarmada III bekerja sama Bank Indonesia menggelar acara Vaksinasi Masyarakat Maritim dan pemberian bantuan paket makan pokok kepada nelayan yang berdomisili di kedua pulau tersebut.

Vaksinasi Covid-19 dan pemberian bantuan digelar di tengah laut atau di deck hely KRI Kerapu-812 karena belum adanya dermaga yang memungkinkan kapal sandar di Pulau Jefman atau Pulau Samate.

Keterbatasan fasilitas tersebut tidak menyurutkan semangat prajurit Koarmada III memberikan vaksinasi dan penyerahan bantuan untuk memutus Covid-19 dan mengatasi dampak yang ditimbulkan.

Sebanyak 100 perahu tradisional memasang bendera Merah Putih, masing-masing berpenumpang tiga orang berlayar kolosal menuju KRI Kerapu-812 yang lego jangkar sekitar 1,5 km dari pulau tersebut.

Tiap-tiap perahu didukung BBM Solar 10 liter dan ditegaskan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Koarmada III mengerahkan 12 tenaga kesehatan untuk melayani vaksinasi sesuai target 300 orang, baik dosis pertama maupun dosis kedua. Vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

Menariknya, para nelayan akan menerima bantuan paket sembako setelah menjalani vaksin Covid-19, sehingga Koarmada III dan BI menyiapkan 300 paket sembako sesuai target vaksinasi.

Wilayah kerja Koarmada III yang meliputi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat terdapat ratusan pulau kecil dan terluar.

Koarmada III dan jajaran bekerja extraordinary untuk melaksanakan vaksinasi dan pemberian bantuan kepada masyarakat, meskipun belum terdapat fasilitas sandar, listrik, signal, dan moda transportasi apapun.

Sebagaimana ditegaskan Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr., Opsla bahwa, serbuan vaksinasi masyarakat ini merupakan perintah Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam rangka mendukung program nasional dua juta orang tervaksin dalam sehari.

Selain itu, Komando Armada III dan jajaran terus melancarkan serbuan vaksinasi untuk mempercepat pembentukan herd immunity, (kekebalan kelompok) dalam skala besar yang sangat diperlukan untuk mengatasi pandemi covid–19.

Vaksinasi di perkotaan, perkampungan, pesisir, dan pulau-pulau kecil setiap hari di wilayah Maluku dan Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat.

Vaksinasi digelar dari satu tempat ke tempat yang lain setiap hari untuk menyasar seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerjanya. (Red).

News Feed