oleh

KAJATI KALSEL MENGAMBIL SUMPAH DAN MELANTIK PNS DI WILAYAH HUKUM KEJATI KALSEL

-Nasional-333 views

 

Banjarmasin – koranprogresif.co.id – Bertempat di ruangan Aula Anjung Papadaan Kantor Kejaksaan Tinggi(Kejati) Kalimantan Selatan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan, Dr. MUKRI, S,H, M,H melantik dan mengambil sumpah jabatan 9 (sembilan) orang calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil di lingkungan wilayah kerja Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Rabu (27/7/2022).

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel), Romadu Novelino, SH, MH dalam Siaran Pers menerangkan bahwa, acara dihadiri oleh para Asisten Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kabag Tata
Usaha dan Para Koordinator Pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, serta para saksi dan rohaniawan.

Adapun calon pegawai negeri sipil yang dilantik sebagai berikut:
1. Elisabet Nathasa Bellina BR M, S.AK,
2. Maria Sondang Alicia, S,E,
3. Widdya Ilawati, S,E,
4. Budiyanto,
5. Deta Imawan,
6. Candra Pramudita,
7. Nur Abya Saputra,
8. Muhammad Rafly Ramadhan,
9. Wisnu Anggadinata.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan berharap, agar kegiatan ini bukan hanya sebagai
seremonial belaka, namun harus betul betul dihayati dan dilaksanakan dengan sepenuh hati oleh para pegawai negeri sipil yang
baru dilantik.

“Dengan pengucapan sumpah sebagai pegawai negeri sipil tadi maka saudara saudari telah terikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai dengan PP Tahun 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta wajib setiap dan taat
kepada Pancasila, UUD 1945 dan Pemerintah serta bermental baik, bersih, jujur, berdaya guna dan penuh tanggung jawab dalam
pelaksanaan tugas tugas yang diberikan,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan juga menjelaskan bahwa, penyelenggaraan pemerintahan yang baik sangat ditentukan oleh kualitas dan kemampuan birokrasi yang baik pula. Salah satu komponen utamanya dari Birokrasi yang baik tersebut
ditentukan oleh kualitas dan kemampuan sumber daya aparaturnya yaitu pegawai yang profesional dan produktif serta berintegritas.

Sebagai seorang pegawai dituntut harus mampu mengerjakan tugas dan tanggungjawab yang telah ditentukan sekaligus pada saat yang bersamaan juga harus bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.

Profesionalitas dengan produktifitas serta integritas yang dibangun, akan menuntun untuk memperoleh hasil maksimal, dan menutup celah kemungkinan terjadinya perbuatan tercela yang akan meruntuhkan marwah institusi. Sebab, memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kewibawaan/marwah institusi. Hal tersebut tercermin dalam sikap perilaku, serta tutur kata dalam melaksanakan tugas dan keseharian.

Untuk mewujudkannya, diperlukan modal utama yakni komitmen untuk terus konsisten dan disiplin sebagai seorang pegawai
negeri sipil khususnya pegawai Kejaksaan Republik Indonesia.

Dengan modal tersebut, akan berjalan sesuai dengan norma-norma yang berlaku, sehingga diharapkan mampu menunaikan semua tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepada Saudara termasuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan pengambilan sumpah atau janji sebagai PNS sebagaimana amanat Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yakni Pasal 66 ayat 1 dan ketentuan Pasal 4 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang pada prinsipnya menyebutkan bahwa “SETIAP CALON PEGAWAI
NEGERI SIPIL PADA SAAT PENGANGKATANNYA SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) WAJIB MENGUCAPKAN
SUMPAH/JANJI PNS”. (MN).

Berita Lainnya