oleh

Kado Hari Bhayangkara Ke-74, Anggota Polres Demak Dapat Kenaikan Pangkat

-TNI Polri-55 views

 

Demak – koranprogresif.co.id – Di Hari Bhayangkara, puluhan personel Polres Demak mendapat kado istimewa dari institusinya.

Sebanyak 42 personel dinaikan pangkatnya setingkat lebih tinggi terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020. Mulai dari Brigadir Polisi (Brigpol) hingga Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Kapolres Demak, AKBP R. Fidelis Purna Timoranto mengatakan, kenaikan pangkat merupakan momentum yang sangat penting dalam perjalanan karier anggota Polri.

“Penghargaan ini, bisa jadi merupakan kado di Hari Bhayangkara atas kinerja mereka selama ini,” kata Kapolres Fidel, seusai upacara kenaikan pangkat di Mapolres Demak, Selasa (30/6/2020).

Menurut Fidel, kenaikan pangkat hendaknya jangan disikapi dengan kegembiraan saja, di balik itu semua tentunya mempunyai konsekuensi tugas dan tanggungjawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat ini lebih menyadarkan diri kita dan sekalian untuk berintrospeksi. Tentunya kita juga lebih meningkatkan kinerja yang dilandasi itikad baik, disiplin, loyalitas dan dedikasi,” terangnya.

Dengan pangkat baru, sebagai anggota Polri diharapkan ke depannya lebih mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas polri. Oleh karena itu, ada konsekuensi tanggung jawab moral pada institusi sehingga pelayanan masyarakat harus semakin baik.

“Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-74, kualitas diri harus terus diasah dan ditingkatkan sehingga dapat menampilkan sosok Polri yang unggul dan humanis. Tentunya dengan kenaikan pangkat maka konsekuensi kinerja juga harus di tingkatkan,” pesan Fidel.

Fidel menekankan kepada personel, agar memahami filosofi menanam pohon. Jika pohon kita tanam dan kita rawat dengan baik, maka kita akan menikmati buahnya.

“Institusi Polri adalah lahan kita bekerja, jangan pernah berharap jika kita tidak menanam pohon namun ingin memetik buahnya. Jadi kerjakan yang baik untuk institusi maka kita akan menikmati hasil dari kerja kita,” ungkapnya.

“Hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apa pun, yang dapat merusak citra dan nama baik institusi. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan kebencian dan menurunnya kepercayaan masyarakat kepada polri,” tandasnya. (Red/Muntohar Ershi).

News Feed