oleh

Jelang Ramadhan, Sejumlah Sekolah Buka Pembelajaran Tatap Muka dan Ujian Sekolah

Buntok – koranprogresif.co.id – Keinginan masyarakat kebanyakan agar sekolah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) akhirnya tergapai. Sejumlah sekolah di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka sekolah dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejelang libur ramadhan tahun ini.

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM itu diantaranya adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN-1) Dusun Selatan (Dusel). Sekolah ini membagi setengah dari jumlah murid-muridnya menjadi group ‘A’ dan ‘B’ untuk mengikuti PTM pada hari-hari yang sudah ditentukan.

“ Group ‘A’ masuk pada hari senin sampai rabu, sedangkan group ‘B’ masuk pada hari kamis sampai sabtu selama dua minggu bergiliran menjelang memasuki libur ramadhan tahun ini,” rinci Nurul Majidah kepada wartawan di Buntok, Senin (29/03/2021).

Disaat murid-murid tidak mendapat giliran PTM, kata dia, anak didik dapat mengikuti pembelajaran secara daring. “PTM ini tidak dipaksakan. Namun jika murid memilih belajar di rumah, itu akan terlayani dengan cara daring seperti biasa,” imbuhnya.

Nurul Majidah berharap, pelaksanaan PTM yang digelar disekolah yang dipimpinya itu berjalan tertib dan lancar dengan ‘new normal’ mematuhi protokol kesehatan (protkes) sebagimana anjuran Satgas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Barsel.

“Kita telah menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan,” terangnya.

Dihari pertama PTM, antusiasisme murid SMPN-1 Dusel, terutama Kelas VII dan Kelas VIII diakui sangat tinggi. Bahkan banyak murid sekolah tersebut datang ke sekolah lebih awal sebelum PTM digelar pada pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN-1) Buntok dan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Barsel juga terlihat pemadangan yang sama. Namun kedua sekolah ini mengundang murid-muridnya turun ke sekolah karena musti mengikuti ujian sekolah (US) berbasis komputer dengan offline atau Luring.

US di SMAN-1 Buntok sendiri diikuti oleh sebanyak 267 siswa/siswi kelas XII dari enam kelas IPA dan dua Kelas IPS yang mengikuti ujian.

Kendati demikian, semua pelaksanaan kegiatan sekolah itu tetap mengedepankan protkes yang diawasi oleh Gugus Tugas Harian pengendali Covid-19 setempat. (Ben Progresif).

News Feed