oleh

Jelang Perayaan Nataru, Kodim 0801/Pacitan Bersama Dinas Terkait Lakukan Rakor Pengamanan

Pacitan – koranprogresif.co.id – Untuk menciptakan situasi aman, Kodim 0801/Pacitan bersama Polres Pacitan mengikuti rapat koordinasi (Rakor) terkait kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, yang digelar oleh Pemerintah Kab. Pacitan, bertempat di kantor Kesbangpol Jl. Ronggowarsito, Baleharjo, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan, Selasa (20/12/2022).

Kegiatan Rakor tersebut membahas tentang mekanisme pengamanan Natal dan tahun baru secara terperinci, sehingga harapannya pada pelaksanaannya nantinya dapat berjalan lancar, aman dan kondusif.

Terkait pengaturan arus lalu-lintas, beberapa strategi telah disiapkan, diantaranya dengan cara pengerahan personel, pendirian pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu

Ada beberapa titik lokasi yang menjadi prioritas dan fokus pengamanan, seperti tempat ibadah, objek wisata, dan jalur-jalur yang menjadi mobilitas masyarakat saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0801/Pacitan melalui Pasi Ops Kodim 0801/Pacitan, Kapten Inf Sukilan menyampaikan bahwa, kegiatan rakor tersebut merupakan bentuk koordinasi untuk menyamakan persepsi antara personel TNI, Polri maupun Instansi terkait pelaksanaan pengamanan Perayaan Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kab. Pacitan.

“Dalam perayaan Natal dan tahun baru, TNI-Polri bersama dengan lembaga terkait siap bersinergi melakukan pengamanan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di wilayah Kab. Pacitan,” kata Pasi Ops Kodim 0801/Pacitan saat menghadiri rakor.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh pihak, unsur dan komponen masyarakat untuk terus tingkatkan sinergitas dan rasa toleransi, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maupun kehidupan beragama demi tetap terjaganya kondusivitas di wilayah.

“Kepada semua komponen masyarakat, mari kita ciptakan rasa aman dan tentram saat perayaan Natal dan Tahun Baru, sebagai wujud toleransi antar umat beragama dalam bingkai kebhinekaan Negara Republik Indonesia,” tandasnya. (Red).

Berita Lainnya