oleh

IKAL Lemhannas sebagai Katalisator Keutuhan Bangsa

-Mitra tni-207 views

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Indonesia masih menghadapi 3 (tiga) persoalan besar yakni pandemi Covid-19 yang telah memakan korban jiwa cukup banyak, menurunnya kegiatan ekonomi yang secara langsung dihadapi masyarakat dan keterbelahan kehidupan sosial masyarakat sebagai akibat dari residu proses demokrasi tahun-tahun sebelumnya.

Upaya pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah berhasil, terlihat dari tingkat penularan yang sudah jauh menurun dibanding sebelumnya, meskipun kita tetap waspada terhadap varian baru Omicron.

Kegiatan ekonomi juga sudah berangsur tumbuh, tetapi melemahnya kerukunan masyarakat tak kunjung usai, bahkan menunjukkan peningkatan intensitas. Hal ini dapat dilihat dari narasi di media sosial, yang cenderung saling memperlemah satu sama lain.

IKAL Lemhannas mengharapkan, kehidupan sosial masyarakat akan berangsur membaik seiring dengan berjalannya waktu, namun ternyata kondisi semakin kurang kondusif.

Jika kondisi ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan Indonesia bisa jadi akan benar-benar terpecah.

Atas dasar itulah, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II tahun 2022, yang digelar Kamis (20 Januari 2022), IKAL Lemhannas masih mengangkat tema yang sama dengan Rakernas I tahun 2021 yaitu “ IKAL LEMHANNAS SEBAGAI KATALISATOR KEUTUHAN BANGSA”.

“Kita masih juga menghadapi persoalan lain yang cukup berat seperti semakin maraknya gerakan separatis OPM di Papua yang disebut sebagai kelompok kriminal bersenjata, terganggunya kedaulatan atau hak berdaulat di Laut Natuna Utara, radikalisme yang bermaksud ingin mengganti Pancasila dan NKRI, narkoba dan ‘ cyber crime ‘ atau kejahatan ciber yang memerlukan penanganan intensif,” demikian keterangan tertulis DPP IKAL Lemhannas, Selasa (18/1/2022).

Selain capaian pembentukan 34 Dewan Pengurus Daerah (DPD) IKAL Lemhannas di 34 propinsi se Indonesia, DPP IKAL Lemhannas juga telah berhasil mengadakan pertemuan untuk pertama kalinya pada 22 September 2021 di Jakarta, dengan para pemimpin redaksi media massa dan tokoh pers serta Forum Pemred.

“Saya dapat menangkap substansi pertemuan tersebut bahwa komunitas wartawan Indonesia sangat berharap, agar IKAL Lemhannas yang merupakan wadah para tokoh dan pemikir intelektual berkarakter pejuang dan berwawasan Negarawan, dapat berperan besar dan berpengaruh dalam membangun kehidupan bangsa disemua aspek kehidupan. Komunitas wartawan juga berharap adanya hubungan kemitraan yang sinergis dalam memberikan informasi kepada masyarakat, di tengah menyeruaknya hoax atau kabar bohong. Saya sangat menghargai keinginan tersebut dan kita akan berupaya untuk mewujudkannya,“ ungkap Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Ketum DPP IKAL Lemhannas.

Diketahui, IKAL Lemhannas telah membentuk IKAL Strategic Centre yang dipimpin Prof.derSoz Gumilar Rusliwa Somantri, IKAL Golf Club–IGC, dengan Ketua Mayjen TNI (Purn) Drs. Sulaiman AB, SH, MH, IKAL TV yang di nakhodai Dra. Ida Parwati, serta PT DHN pimpinan Dr. Kartika Antono.

Jumlah alumni program dan alumni pemantapan nilai (Taplai) IKAL Lemhannas sampai sekarang mencapai 22 ribu alumnus tersebar diseluruh Indonesia dan mancanegara dari berbagai profesi. (Red).

Berita Lainnya