oleh

IKA Universitas Brawijaya Gelar Reuni Akbar, Peringati Dies Natalis UB ke-56 Tahun

-Pendidikan-157 views

Jakarta – koranprogresif.co.id – Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) bekerjasama dengan Universitas Brawijaya menyelenggarakan reuni Akbar di Jakarta pada tanggal 3-4 November 2018. Kegiatan puncak acara dimulai dengan Rembuk Nasional, Malam Temu Kangen dan Fun Walk yang diikuti oleh ribuan alumni dari berbagai fakultas.

Sekjen IKA UB Soelasno Lesmono mengatakan Rembuk Nasional tahun ini mengusung tema Non Communicable Diseases (NCD) atau penyakit tidak menular yang diadakan di hotel Grand Sahid Jaya. Turut hadir Prof. Mohammad Nasir, Ph.D. (Menristek Dikti), Prof. Fachmi Idris, M.Kes (Direktur Utama BPJS), perwakilan dari Kemenkes, Bappenas, dan beberapa pakar di bidang terkait.

“Tema tersebut dipilih karena berdasarkan data, kematian terbesar masyarakat Indonesia justru disebabkan oleh NCD. Angka penderita kematian ini meningkat drastis dari 58% di tahun 2010 menjadi 71% di tahun 2014,” katanya saat menggelar jumpa pers di ballroom Puri Ratna, Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Melalui rembuk nasional ini, lanjut Sekjen IKA UB, diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan serta solusi terbaik dalam menghadapi ancaman NCD terutama bagi generasi emas Indonesia salah satunya melalui intervensi gaya hidup sehat sejak dini.

“Setelah rembuk nasional, malam harinya diadakan acara Temu Kangen Alumni di Jakarta Theater dengan menghadirkan musisi papan atas sebagai guest star,” terang Soelasno.

Misbah selaku Ketua Panitia menyatakan dalam temu kangen nanti akan dihadiri oleh lebih dari 1000 alumni UB dari berbagai fakultas. Kegiatan akan dilanjutkan pada Minggu, 4 November 2018 dengan pelaksanaan fun walk bersama Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR.,MS.

“Sebelumnya serangkaian acara Dies UB yang telah digelar diantaranya Seminar Nasional, pertandingan olah raga, rekor MURI pemeriksaan kucing, pemeriksaan pap smear, bakti sosial, dan lain-Iain. Rangkaian acara ini digelar untuk memperingati Dies UB ke-56 yang akan jatuh pada 3 Januari 2019 mendatang,” ungkap Misbah.

Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR.,MS dalam kesempatan yang sama mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh IKA UB.

“Selain dalam rangka dies natalis Universitas Brawijaya yang ke 56 tahun, reuni Akbar ini juga sebagai sebuah silaturahmi ribuan alumni UB yang telah tersebar dimana-mana,” ujar rektor.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Nuhfil, kami telah mengadakan kegiatan sosial (donor darah, menyelamatkan air) dan memberikan akademik pengabdian pada masyarakat. Selain hal yang telah disebutkan, ini juga merupakan sarana hiburan bagi IKA UB.

“Jumlah mahasiswa di Universitas Brawijaya saat ini telah mencapai 60.000 mahasiswa. Dengan mahasiswa yang sebanyak itu, UB ingin menyiapkan generasi milenial menuju generasi emas di tahun 2050 mendatang,” katanya.

Di era milieal ini, sambung rektor, penyakit tidak menular seperti jantung, darah tinggi dan stroke harus dicegah.

“Untuk mencegah itu semua kami mengadakan seminar-seminar dengan melibatkan stakeholder, ahli gizi dan semua pihak yang ada di dalamnya,” pungkasnya. (Red)

News Feed