oleh

HINGGA TAHAP 4 BSU, BELUM ADA SATUPUN PESERTA BPJS DI PGSI DEMAK YANG MENDAPATKAN

-Nusantara, Sosbud-1.845 views

Demak – koranprogresif.co.id Pemberian Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diberikan bagi karyawan atau peserta BPJS Tenaga Kerja, hingga saat ini sudah memasuki tahap ke-4 (empat). Namun bagi peserta BPJamsostek anggota PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak, belum ada satupun anggotanya yang mendapatkan BSU tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Noor Salim, selaku Ketua PD.PGSI Kabupaten Demak. “Semua peserta BPJamsostek di PGSI Demak sudah mengirimkan data lengkap, mulai nomor Rekening, Nama Bank, alamat Email hingga Nomor HP, namun hingga saat ini belum ada satupun yang mendapat BSU dari Kemenaker, ada apa ini?,” kata Salim dengan penuh tanda-tanya.

Guru PGSI Demak yang sudah ikut BPJamsostek memang belum banyak, baru 275 orang dari sejumlah 6.000 guru PGSI, itupun iuran dibayar secara mandiri, lalu oleh PGSI dibayarkan ke BPJamsostek secara kolektif, imbuh Salim.

“Maka saya berharap kepada BPJamsostek agar ikut membantu persoalan ini dengan cara mengomunikasikan kepada Kemenaker atau Satgas PEN, tidak hanya sebatas melapor dan mengirim data saja,” imbuh Salim.

*RELAKSASI IURAN BPJS 99%*

Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit mengadakan acara Virtual Sosialisasi PP. Nomor 49 Tahun 2020 tentang kebijakan pemerintah pemberian Relaksasi Iuran Program Jamsostek selama masa Pandemi Covid. Acara tersebut di ikuti oleh ratusan Pimpinan Perusahaan/ Instansi/Lembaga yg sudah terdaftar di BPJamsostek, termasuk PGSI Demak.

Selesai mengikuti sosialisasi virtual yg diwakili oleh Sugiyono, Ketua PGSI Kecamatan Karanganyar Demak, Noor Salim menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yg telah memberi kebijakan Relaksasi pengurangan iuran BPJS dua program, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan program Jaminan Kematian (JKM) hingga 99%. “Artinya peserta hanya membayar iuran 1% mulai bulan Agustus- 2020 hingga Januari-2021,” pungkas Salim.

Sementara itu, Kepala Kancab BPJamsostek Cabang Semarang Majapahit, Imron Fatoni melalui Kabid. Pemasaran, Semedi Yuliantoro, mengatakan, Semua data peserta BPJamsostek setelah di Verval, telah dikirim ke Kemenaker sesuai surat dari Ketua Satgas PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Nomor S-02/PERPRES82/08/2020. Selanjutnya yang menentukan dapat BSU adalah Tim di PEN,” kata Semedi yang didampingi staf pemasaran, Ikhmal.

“Bagi Peserta/Perusahaan/Instansi yg sudah membayar iuran BPJS 2 Program JKK dan JKM pd bulan Agustus dan September, maka sisa 99% otomatis digunakan untuk membayar iuran dibulan selanjutnya,” pungkas Semedi. (Red).

News Feed