oleh

Hari Ulang Tahun KORPRI ke – 48 Kabupaten Batang, Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa

-Nasional-9 views

 

Batang – koranprogresif.co.id – Peringati Hari Ulang Tahun Korpri ke – 48 dan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan ke – 20, Pemerintah Kabupaten Batang gelar upacara bendera di halaman pendopo Kabupaten Batang, Jum’at (29/11/2019)

Pada pelaksanaan upacara bendera bertindak selaku Pembina upacara Bupati Batang, yang diikuti oleh para ASN dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Batang.

Terlihat pada kegiatan, Bupati Batang, DR. H. Wihaji, S.Ag, M.Pd, Wakil Bupati Batang, Suyono, S.IP, M.Si, Dandim 0736/Batang diwakili Kasdim, Mayor Inf.Raji, Kapolres Batang/diwakili Kabagsumda Kompol, Siti Za’amah, Unsur Forkopimda, Sekda Kabupaten Batang, Drs. H. Nasikhin, MH, Para kepala OPD Kabupaten Batang, Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Ny. Uni Kuslantasi Wihaji, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Batang, Ny.Tatik Nasikhin.

Pada kesempatan ini, Bupati Batang, Wihaji bacakan Amanat Sambutan Presiden RI, Pertama-tama, selaku Presiden Republik indonesia dan Penasihat Nasional KORPRI, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun saudara berada, baik yang ada di tanah air maupun di seluruh perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.

“Saya ingin menyampaikan salam, sekaligus apresiasi khusus pada anggota KORPRI yang bertugas di pelosok-pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan, dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

Karena itu, saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linier. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi haru berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja cepat beradaptasi dengan perubahan.

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah,  bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih memberikan dampak yang luas.

Kita harus optimis menatap masa depan. Kita harus percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global. Kita harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia. Menjadi negara pemenang.

Kuncinya adalah kita mau bersatu. Persatuan dan kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju Indonesia maju. Tanpa persatuan, kemajemukan negara kita, tidak akan pernah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan. Tanpa persatuan, kita akan menjadi negara yang lemah dan pecundang.

“Kita harus ingat bahwa negara kita adalah negara besar. Negara dengan 17 ribu pulau, dengan agama, suku, budaya, dan bahasa daerah yang beragam. Kita adalah negara yang ber-bhineka tunggal ika. Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Kemajemukan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan rawat bersama-sama,” pungkasnya.

Setelah pelaksanaan upacara bendera selesai, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba dan ziarah rombongan ke TMP Kadilangu Kabupaten Batang. (Red/Pendim 0736).

News Feed