oleh

H. MARWAN HAMAMI BAGIKAN 400 SERTIFIKAT PTSL

-Nasional-2 views

 

Sukabumi – koranprogresif.co.id – Sebanyak 400 Sertifikat Perdaftar Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diberikan secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami di Pantai Palangpang Geopark, Selasa (8/10) yang dihadiri Kafis Budpora, Kadis Kominfo, Camat Ciemas, unsur TNI POLRI serta undangan.

Seperti dijelaskan Kepala Desa Ciwaru, Taupik bahwa, pembagian sertifikat PTSL ini setelah menempuh proses dalam kurun waktu kurang lebih 7 bulan dari mulai proses pendaftaran, pendataan sampai pengukuran.

Menurut Taupik, yang mendaftarkan di program PTSL ini hanya ada 1916 sertifikat dari jumlah tersebut dalam rangka Hari Kemerdekaan RI, pembagian di Ciwaru sebanyak 300 sertifikat dan Desa Girimukti sebanyak 100 sertifikat, jadi total hari ini yang di bagikan sebanyak 400 sertifikat.

Hal senada disampaikan oleh Kepala BPN Kabupaten Sukabumi, Achdiar P Asmara, pada tahun ini peruntukkan sertifikat untuk Desa Ciwaru Sebanyak 1916 sertifikat dan Giri Mukti kurang lebih 2900 sertifikat mudah mudahan dalam waktu secepatnya bisa di selesaikan.

Achdiar menambahkan bahwa, sertifikat itu menjadi kepastian hak untuk tanahnya, dan menunjang arahan arahan dari dinas terkait untuk mengarahkan prosesnya.

Sementara H. Marwan Hamami memaparkan, pengembangan kawasan geopark harus jelas secara administrasi termasuk penataan ruangnya, penataan ruang di kawasan geopark tersebut membutuhkan dukungan dari Masyarakat supaya bisa tertata secara baik, tentunya kebijakan Pemerintah akan memprioritaskan terutama dalam penataan pertanahan dan penataan ruang geopark.

H. Marwan menambahkan bahwa, Pemerintah sudah memberikan ruang kepada masyarakat mendapatkan hak kepemilikan tanah, dan menjadi pendukung untuk kemajuan daerah dan diharapkan dengan fungsi sawah di kawasan geopark harus bisa menunjang edukasi budaya.

Masih menurut H.Marwan bahwa, pihaknya akan terus mendorong wisatawan mancanegara untuk masuk ke wilayah geopark dan melakukan edukasi tentang penanaman padi di wilayah ini dengan cara membajak sawah tidak menggunakan mesin traktor tetapi menggunakan hewan kerbau, sehingga menarik wisatawan untuk datang, ide kreatifitas bapak/ibu ketika punya harus terus dikembangkan dan tentu cara berfikir kita harus di rubah jangan sampai kita tidak berkembang karena potensi sumber daya alam kita melimpah. (Eko)

News Feed