oleh

Film Sang Prawira

-Opini-103 views

Penulis

I Wayan  Budiartawan
MGG-ITB-1987

Kisah ini diangkat dari kehidupan nyata. Tentang sebuah keluarga. Sang ayah ingin anak laki-lakinya menjadi perwira polisi. Tetapi sang ibu ingin buah hatinya berkerja di luar negeri. Film ini adalah film baru yang digarap oleh Ponti Gea, seorang sutradara asal Nias. Pemainnya adalah Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah. Ganjar Pranowo berperan sebagai dosen akademi polisi untuk matakuliah Pancasila. Lokasi shooting-nya di Polda Sumut. Film ini juga didukung bintang Luhut Binsar Panjaitan, Tito Karnavian, dkk.

Menjadi perwira polisi butuh pengabdian dan komitmen. Konflik terjadi pada kepentingan orang tua. Mungkin bekerja di luar negeri lebih menjanjikan uang daripada masuk akademi polisi. Negara ini butuh patriotisme dari pemuda-pemudi untuk membela tanah air. Bukan materialisme yang berlebihan yang melunturkan cita-cita revolusi. Bukan pula sifat konsumerisme sebagai akibat lebih jauh dari gelimang materi yang turut mengikis rasa kebangsaan.

Film ini diperankan oleh tokoh pejabat seperti gubernur, menteri, petinggi Polri. Untuk menarik peminat sehingga lebih banyak penonton tentu maksudnya. Biaya membuat film sangat besar. Harus tertutupi dari hasil penjualan tiket penonton di gedung bioskop. Bisa diterka film ini tentang pemainnya sendiri  yang semua pejabat negara.

Instansi kepolisian sedang disoroti. Perlu minat dan bakat dari kalangan pemuda-pemudi Indonesia untuk dijadikan taruna-taruna akademi kepolisian. Regenerasi  polisi di negeri ini agar tidak terhambat. Bagaimana menarik minat warga negara untuk menjadi polisi ? Melalui penyuluhan dan ramah-tamah ke sekolah-sekolah menengah atas di setiap kota di sentero nusantara.

 

News Feed