oleh

DUNIA PENDIDIKAN, SAMBUT NEW NORMAL

Jakarta – koranprogresif.co.id – Dunia Pendidikan di Indonesia bersiap-siap sambut NEW NORMAL (tatanan Normal Baru).

Untuk itu, Kemendikbud melalui dirjen GTK mengadakan Refleksi Pembelajaran selama Pandemi Covid-19 dan Halal-Bihalal bersama para Ketua Umum Organisasi Profesi Guru se-Indonesia, diantaranya adalah Ketum PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia), Ketum PGRI, Ketum IGI dll.

Acara temu Virtual melalui aplikasi ZOOM tsb, dikemas dalam tema “FORUM SILATURAHMI DIRJEND GTK”, berlangsung pada Sabtu (30-Mei-2020) jam 11.30-13.00 Wib.

Suasana silaturahmi sangat cair, diawali oleh Dirjend GTK, Iwan Syahril yang memaparkan program GTK terkait isu pembukaan sekolah AKAN DIUMUMKAN MINGGU DEPAN dengan mempertimbangkan Protokol Kesehatan.

“Kepastian apakah Juni atau Januari sekolah akan dibuka, belum ada keputusan, masih dalam pembahasan,” katanya.

“Masukan dari Bpk/Ibu Ketum Organisasi Profesi Guru, sangat kami harapkan dg mempertimbangkan kepentingan anak yg terbaik,” kata Iwan.

Sementara itu, Ketum PB PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Doktor Muh Fattah Yasin, M.Pd yang didampingi Sekum Dede Permana mengikuti Pertemuan Virtual dari rumah Ketum di Tegal – Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Fattah menyampaikan (lesan & tertulis) beberapa hasil evaluasi pelaksanaan PPJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hasil dari survei internal PGSI dan masukan dari para ketua PD. PGSI se-Indonesia.

Diantaranya adalah, dalam menyongsong Pembukaan Pendidikan era New Normal, harus mengutamakan Aspek Kesehatan, sebagaimana Tujuan Utama Negara thd rakyat adalah membangun Kesejahteraan. Untuk dapat mewujudkan kesejahteraan maka prioritas utama adalah Aspek Kesehatan.

Jika anak-anak dan guru sehat, maka akan bisa mengikuti Pembelajaran dengan baik. PGSI sangat siap mendukung Pembelajaran era NEW NORMAL.

Sementara itu, Muh Zeen Adv, selaku Dewan Penasehat PB PGSI menyampaikan, puluhan ribu guru PGSI yg tersebar di seluruh Indonesia, sangat siap melaksanakan tatanan pembelajaran baru “New Normal” ditengah Pandemi Corona yang Insya Allah makin menurun.

Namun PGSI juga berharap, agar pemerintah memberikan hak-hak guru tepat waktu, kata Muh Zeen.

“Sebelum penerapan New Normal untuk pendidikan, pastikan sudah dikaji dari semua aspek, terutama aspek kesehatan bagi anak dan guru,” pungkasnya. (Red).

News Feed