oleh

Dikunjungi Wakil Bupati, PGSI Pertanyakan Pengesahan Perda Pendidikan

-Nusantara, Sosbud-1.609 views

Demak – koranprogresif.co.id – PGSI Kabupaten Demak kedatangan Tamu Istimewa, Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto beserta rombongan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial serta Tim Protokoler Setda Demak di Sekretariat PGSI dan disambuat oleh jajaran Pengurus Daerah PGSI dengan protocol Covid, diantaranya Ketua PGSI, Noor Salim, Penasehat, H.Rifa’i, Kepala Desa Margohayu, Asrori serta Pengurus harian dan sejumlah Ketua PC.PGSI, Rabu (22/7).

Tiba dilokasi, Wakil bupati diukur suhu tubuh dan cuci tangan lanjut menuju ke Tenda Gazebo tempat Peragaan Hand Made Face Sheild oleh guru TK “PELANGI” Mranggen, Handoko Setiantoro.

Selanjutnya JOS, sapaan akrab bagi Joko Sutanto menuju ke space TOGA Plus (Tanamaan Obat Keluarga dan Saayuran) berupa 15 jenis empon-empon dan Sayuran lain.

Dengan menggunakan gembor, Joko Sutanto menyiramkan air ke tanaman sebagaia simbol peresmiaan 14 TOGA yang tersebar pada 14 kecamatan dirumah ketua PC.PGSI se Kabupaten Demak.

Noor Salim yang didampingi Suhadi, Wakil Ketua dan Budi Suyanto, sekretaris PGSI menyampaikan terimakasih kepada Wakil Bupati Demak yang begitu perhatian dan respek terhadap nasib guru swasta, dengan berkenan hadir memenuhi undangan PGSI.

“Terimakasih tak terhingga atas bantuan Sembako bagi para guru swasta PGSI, kami sangat berharap agar bantuan ini berlanjut selama Pandemi Covid atau hingga bulan Desember-2020, karena belum semua guru swasta kebagian Bansos Sembako. Selama covid banyak guru yang gajinya rendah makin tidak menentu, sebab orang tua siswa belum bayar iuran,” kata Salim.

PGSI ini ibarat Gerbong panjanag didalamnya terdiri beragam penumpang guru swasta. Mulai Paud,TK,/RA, SD/MI, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, Pontren, Madin, PKBM serta Guru Ngaji.

Noor Salim juga menanyakan janji Pemkab Demak beserta Legislatif untuk segera mengesahkan Raperda Pendidikan Kabupaten Demak, agar ribuan guru swasta bisa mendapat Insentif yang layak. Tanpa Perda Pendidikan maka Guru swasta tidak akan pernah mendapat tunjangan insentif dari Pemkab Demak, padahal kabupaten/Kota lain sudah banyak yang memberikan, diantaranya Kudus, Kabupaten Semarang, Tegal, Cirebon dll.

Hal lain yang disampaikan adalah, PGSI berharap APBD Perubahan segera disahkan supaya berbagai kegiatan bidang pendidikan yang tercover dalam APBD Perubahan segera berjalan, pungkas Noor Salim.

Sementara itu, Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto dalam arahannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya adalah harapan semoga Bansos yang diberikan bisa membantu meringankan beban guru swasta selama pandemic covid.

“Terimakasih kepada Bpk/Ibu guru yang telah bersama-sama dengan pemerintah Kabupaten Demak untuk membangun pendidikan yang makin baik, Pemkab demak berniat memperhatikan dan mensejahterakan guru swasta namun masih terbatas kemampuan keuangan.

Adapun tentang Perda Pendidikan sudah dibahas oleh Pemkab dan DPRD. Bapak/Ibu guru jangan patah semangat, pemberian Bansos Sembako guru ini adalah bagian dari bentuk perhatian Pemkab terhadap Bapak/Ibu guru, walaupun jumlahnya belum bisa banyak, semoga berkah,” kata Joko Sutanto.

Selanjutnya secara simbolis, JOS menyerahkan Bansos Sembako kepada Ibu Solekhah salah satu guru ngaji yang berusia 65 tahun, “Maturnuwun Pak Joko Sutanto, sampun kerso ngaturi bantuan, semoga hajatipun dipun kabulaken dening Allah SWT,” ujar Ibu Solekhakh dengan lirih sambil mengelap air mata karena terharu.

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Semarang, Imron Fatoni yang didampingi Kabid Pemasaran, Semedi Yuliantoro dalam sambutan sebelum penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan 2 program, JKM (Jaminan Kematian) dan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) berharap, dengan bergabungnya para guru swasta PGSI di program BPJS Ketenagakerjaan maka nantinya akan lebih nyaman dalam menjalankan tugasa mulia bekerja sebagai Guru Pahlawan Pendidikan.

Selanjutnya semua Guru swasta PGSI yang jumlahnya mencapai 5000 lebih bisa bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Tidak ada ruginya bergabung sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena KECIL IURANNYA, GUWEDE MANFAAT SANTUNANNYA,” kata Imron yang disambut tepuk tangan oleh undangan.

Selesai sambutan dilanjutkan dengan penyerahan Kartu BPJS kepada Budi Suyanto dan Setiawati disaksikan oleh Wakil Bupati Demak. (Red).

News Feed