oleh

Diduga Kepergok Mencuri, Pelaku Aniaya Siswa Mts Kalianda

-Hukrim, Nusantara-1.558 views

Lampung Selatan – koranprogresif.co.id – Forum Rakyat Lampung Selatan (FORLAS) mendampingi korban terduga penganiayaan Ke Polsek Kalianda pada Jum,at (25/10/19).

Mufadilla (14 thn), siswa MTs Negri Kalianda ini, putri dari pasangan suami istri Sudarto (37 thn) dan Marni (30 thn), warga Ragom Mupakat lingkungan 09. RT 05 / RW 01 Kelurahan Way Urang Kalianda Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.

Kronogi kejadian pada malam Kamis lalu sekitar jam 20:30 Wib, terduga pelaku penganiayaan yang sudah dikenal baik oleh korban yang bernama Buyung atau Lodia ini masuk kedalam rumah yang hanya ditunggu oleh Mufadilla (14 thn), karena kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah karna sedang mengikuti pengajian di Massjid.

Menurut korban, terduga pelaku ini masuk melalui jendela warung dengan cara dicongkel memakai sebuah linggis.

Saat itu Mufadilla (14 thn) keluar dari kamar yang hendak memeriksa dan mematikan kompor gas di dapur, dan saat iti dipergoki oleh pelaku didepan kamar korban, saat itu juga korban diseret keluar rumah hingga berjarak kurang lebih 10 meter dari belakang rumahnya dan disitulah si korban ini mengalami penganiayaan pencekikan hingga sampai kepala sikorban dibenturkan berulang kali kesiring (comberan) di belakang rumah tersebut.

Terduga pelaku berhasil membawa kabur sebuah handphone merk Nokia dan melarikan diri setelah korban Mufadilla (14 thn) dalam keadaan pingsan ditempat penganiayaan, saat Mufadilla (14 thn) sadarkan diri, dalam keadaan terhuyung dengan wajah dan badan yang penuh lumpur comberan mencoba berlari dan meminta bantuan ketetangga terdekat.

Oleh tetangga terdekat korban, langsung menghubungi orang tua korban dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Daerah Bob Bazaar Kalianda dan salah satu tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak Polsek Kalianda.

Menurut penjelasan salah satu warga, pelaku diketahui adalah seorang pendatang yang sudah 3 bulan menumpang hidup dan menumpang bertempat tinggal di salah satu rumah warga setempat, yang keseharian pelaku kadang ikut bekerja serabutan dengan salah satu warga lingkungan Ragom Mufakat tersebut.

Sementara menurut salah satu anggota FORLAS yang membidangi Sosial dan Perlindungan Anak, Hendra Patung mengharapkan, pihak kepolisian segera bisa menangkap pelaku sekaligus meminta masyarakat agar lebih waspada. (AW).

News Feed