oleh

Dianggap Mbalelo Ke Presiden, Timur Malaka Kiemas: Menteri Sibuk Nyapres Harus Mundur

-Nasional, Politik-184 views

Jakarta – koranprogresif.co.id – Para menteri Kabinet Indonesia Maju kemungkinan ikut mencalonkan diri sebagai calon presiden pada pemilu 2024 mendatang, sebaiknya segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Barisan Pecinta Puan Maharani (BP2M), Timur Malaka Kiemas, SH, M.Si melalui keterangannya, Sabtu (30/4/22).

Menurutnya, kinerjanya sebagai seorang menteri tidak akan optimal dan tidak fokus serta terpecah dengan kegiatan lainnya.

“Jadi sepantasnya segera saja mereka mundur dari kabinet,” tegasnya.

Timur melanjutkan, sebagai contoh, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, harusnya bersikap sebagai negarawan dan segera mengajukan pengunduran diri sebagai menteri. Justru sangat bagus untuk karir politik Airlangga kedepan. Hal tersebut dapat memuluskan jalan Airlangga menuju Pilpres 2024.

“Nah manfaatkanlah Golkar dalam waktu singkat agar jangan sampai sebelum anda diturunkan sebagai Ketum Golkar anda gagal untuk memperlihatkan elektabilitas,” lugasnya.

Masih kata Timur, terbukti, Menko Airlangga yang dianggap membalelo atas kebijakan Presiden Jokowi yang melarang ekspor CPO nampak sepertinya menentang kemauan Presiden Jokowi yang menghendaki ekspor CPO seluruhnya ditutup. Namun Airlangga malah menyebut ekspor CPO masih bisa dilakukan dengan dibatasi 50 persen.

“Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar kok mbalelo, Presiden sudah bilang dua hari lalu ditutup sepenuhnya Airlangga bilang nggak, masih bisa itu 50 persen masih bisa, kawasan berikat masih bisa lalu presiden tutup dengan cara yang dramatis, enggak semuanya saya larang,” ungkap Bang Timur.

Publik harus bisa dijelaskan dengan tampilnya Airlangga dalam rapat kabinet bersama Presiden Jokowi yang memperlihatkan wajahnya sedih dan murung sekaligus jengkel tapi tiba-tiba airlangga senyum-senyum aja tuh, seperti tidak ada beban.

“Mungkin Airlangga juga merasa bila dirinya bakal diminta mengundurkan diri oleh Jokowi karena akan ikut mencalonkan diri sebagai presiden,” sindirnya.

Ia menambahkan, kepada para menteri yang akan ikut mencalonkan diri sebagai presiden seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir segera saja mengundurkan diri sebagai menteri agar bisa fokus dalam kegiatannya. (Red).

Berita Lainnya