oleh

Deputi Operasi Basarnas Turut Serta Pencarian Korban KM Santika Nusantara Melalui Udara

 

Surabaya – koranprogresif.co.id – Sabtu (24/8) Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan, Mayor Jenderal Nugroho Budiwiryanto didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Budi Prasetya turut serta dalam pencarian korban KM Santika Nusantara melalui jalur udara.

Satu unit CN 235-200 MPA “P-8305” dikerahkan untuk menyisir sekitar lokasi kejadian. Penyisiran melalui udara ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Dengan menggunakan layar monitor yang terdapat di pesawat udara, Deputi beserta Kepala Kantor SAR Surabaya dan kru lainnya memperhatikan dengan seksama proses pencarian yang berlangsung, jikalau ditemukan tanda-tanda korban.

Upaya pencarian dan evakuasi korban dilakukan secara maksimal baik oleh Basarnas maupun potensi-potensi SAR terkait. KN SAR Wisanggeni milik Kantor SAR Balikpapan pun sudah disiagakan jika nantinya diperlukan untuk membantu proses pencarian maupun evakuasi korban.

Sampai dengan pukul 16.36 WIB diperoleh informasi, ada 5 korban masih berada di Masalembo. Dengan demikian, jumlah korban yang sudah dievakuasi sampai berita ini diturunkan sementara sebanyak 308 orang.

Sebanyak 64 orang selamat dievakuasi KM Dharma Fery 7, 23 orang selamat dievakuasi KM Spill Citra, 52 orang selamat dan 3 orang menunggal dunia dievakuasi ke Masalembu , dan 161 orang dievakuasi ke Sumenep.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa KM Santika Nusantara rute Surabaya- Balikpapan terbakar di Masalembo, Kamis (22/8) malam.

Berdasarkan laporam awal yang diterima Kantor SAR Surabaya, jumlah POB ada sebanyak 111 orang.
Namun, selama proses evakuasi berlangsung jumlah korban terus bertambah. (Red/Nv).

News Feed