oleh

Danrem 102/Pjg, Mentoring Bagi Generasi Muda dan Pelaku Usaha di Kampung Berkah

Palangkaraya – koranprogresif.co.id – Korem 102/Pjg terus berkomitmen mengimplementasikan butir kedelapan dari delapan wajib TNI dan perintah harian Kasad pada butir kelima, keenam dan ketujuh dengan menggelar Mentoring dengan tema *Inklusi UMKM Menuju Sukses dan Berdaya Saing Tinggi* bagi lurah/kepala desa, Babinsa, pemuda Kalteng, pedagang, pelaku UMKM dari kampung berkah di wilayah Korem 102/Pjg, yang berlangsung di Makorem 102/Pjg, Jl. Imam Bonjol nomor 05 Palangka Raya, pada hari Selasa-Rabu (25-26/1).

Dalam kesempatan memberi sambutan sekaligus paparan materi, Danrem 102/Pjg, Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, S.E, M.M menyampaikan, kegiatan mentoring ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang program unggulan kampung berkah berkelanjutan dan penerapannya di lapangan. “Melalui mentoring ini akan dibahas berbagai persoalan dan cara pemecahannya, sehingga akan terwujud kesamaan pemahaman, persepsi dan pola pikir, efektifitas, akurasi dan obyektifitas dalam evaluasi,” ungkapnya.

Di samping itu, mentoring ini untuk menstimulasi pemuda asli Kalteng untuk memacu diri dalam berkarya dan berkiprah dalam membangun Kalteng, imbuhnya.

Lebih lanjut, Danrem menyatakan, Kampung berkah yang dicanangkan pada tanggal 1 Desember 2021, merupakan program lintas sektoral kolaboratif sebagai wujud pengamalan salah satu butir delapan wajib TNI, yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Selain itu juga, sebagai bentuk pengamalan perintah harian Kasad, bahwa TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi, tandasnya mantab.

Lebih lanjut Danrem menyatakan, perintah harian Kasad yang relevan dengan kampung berkah adalah pada butir keenam dan ketujuh, yaitu lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat, agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD, dan tingkatkan sinergitas dengan pemerintah, polri dan komponen bangsa lainnya dalam rangka menyukseskan program pemerintah.

Danrem berharap, agar setelah mengikuti mentoring ini para utusan dari kampung berkah di wilayah, dapat lebih mengembangkan usaha perekonomian di daerahnya. Sebagai ilustrasi, kalau saat ini peternak sapi di kampung berkah masih berjumlah 30-40 ekor, ke depan dapat dikelola ratusan bahkan ribuan.

Selain itu, para pemuda asli Kalteng mampu menjadi wira usahawan yang sukses dan kader pemimpin di Kalteng bahkan tingkat nasional.

Danrem juga menjelaskan tentang Bakti TNI, yaitu darma bakti TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan atas permintaan instansi terkait atau atas inisiatif sendiri yang terkoordinasi dalam rangka pertahanan negara serta membantu kesulitan rakyat sehingga terwujudnya peningkatan kesejahteraan rakyat. “Jadi antara delapan wajib TNI, perintah harian Kasad dan Bakti TNI terdapat korelasi yang sangat kuat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kalimantan Tengah, Nuryakin, memberikan apresiasi yang tinggi dan menyambut baik atas apa yang sudah dilakukan Danrem 102/Pjg. “Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, sangat inovatif dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah, Pemerintah provinsi Kalteng sangat mendukung,” tegasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 102/Pjg, Sekda Kalteng, mewakili Kajati Kalteng, Kadis UMKM, para PJU Korem, Dandim 1016/Plk, para Dan/Ka Balak Ajurem, Danyonif R 631/Atg diwakili Pasiintel Yonif R 631/Atg, para kepala dinas terkait, para narasumber yaitu Rektor Universitas Palangkaraya, Dr. Andrie Elia Embang, SE, M.Si, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah, Ati Mulyati, S.E, Tenaga Ahli Kemendes, Didik Fatkurrohman, S.T, Dadang Suhartoko, Motivator dari Jakarta, Widhi Keswiyanto, SE, MM, AFP, AFChFP, dari PT. RMU, Herwin Herkuni, para peserta acara terdiri dari para perwakilan Babinsa Kodim Jajaran Korem 102/Pjg, para perwakilan Bhabinkamtibmas Polres Jajaran Polda Kalteng, para Perwakilan Kepala Desa, perwakilan Pemuda Pancasila, perwakilan Bank Mandiri, perwakilan Menwa, perwakilan Karang taruna dan pemuda Kalteng, perwakilan Ormas Gerdayak Kalteng. (Red).

Berita Lainnya