oleh

Dankolakopsrem 172 dan Masyarakat Panen di Kebun Satgas Yonif 131

-Mitra tni-73 views

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Dankolaksopsrem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan M. Han, bersama masyarakat menghadiri dan melaksanakan panen perdana sayur dan buah-buahan di kebun Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs yang terletak di Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Senin (30/8/2021).

Dijelaskan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs, Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M. Tr (Han) dalam rilis tertulisnya, kebun Satgas seluas setengah hektar tersebut ditanami sayur dan buah-buahan di antaranya semangka, melon, jagung manis, kacang panjang, terong, pepaya California dan cabe.

“Sesuai komitmen kami pada awal pembukaan lahan, bahwa semua buah dan sayur yang kita tanam ini hasilnya untuk dinikmati oleh masyarakat perbatasan,” ucap Dansatgas.

Dari kegiatan panen perdana itu, dihasilkan 760 buah semangka, 200 buah melon, 1.000 buah jagung manis, 500 buah terong, 30 kg kacang panjang dan 75 kg cabe, yang selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar Kampung Skouw dan Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Dalam kata sambutannya, Brigjen TNI Izak Pangemanan M. Han yang juga sebagai Danrem 172/PWY mengatakan, dengan kegiatan ketahanan pangan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat perbatasan untuk belajar berkebun buah dan sayur dalam memberdayakan lahan kosong di Papua. Sehingga ke depannya dapat memberikan manfaat untuk masyarakat wilayah perbatasan dalam membantu perekonomian sehari-hari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 131/Brs atas upaya yang telah dilaksanakan dalam mengajari keterampilan berkebun dan memotivasi masyarakat sekitar daerah perbatasan dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun sayur dan buah-buahan, sehingga masyarakat ada kemauan untuk menjadi lebih maju,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasi Ter Korem 172/PWY), Administrator PLBN Skouw, para unsur CIQS (Custom, Immigration, Quarantine and Security) PLBN, Pejabat Distrik Muara Tami, serta tokoh adat, agama dan tokoh masyarakat Kampung Skouw dan Mosso. (Red/Dispenad).

News Feed