oleh

Dankipur 1 Pos Yuruf Gelar Pertemuan

-TNI Polri-185 views

 

Papua – koranprogresif.co.id – Gantikan Satgas lama Yonif RK 644/Wls, Dankipur 1 Pos Yuruf Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi, Letnan Satu Inf Herman memperkenalkan diri dengan melaksanakan anjangsana mendatangi Aparat pemerintah, Tokoh Agama dan masyarakat di sekitar Pos Yuruf, Senin, (26/11).

“Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung”, sebuah pribahasa yang selalu akan mengingatkan kita untuk saling menghargai dan menghormati tradisi sebuah daerah dimanapun tempat kita akan melaksanakan Tugas.

Maka dari itu, Lettu Inf Herman bersama anggota Pos Yuruf lainnya melaksanakan Anjangsana dan membaur dengan warga di sekitar Pos Yuruf khususnya yang berada di Desa Yuruf dan Desa Amgroto guna mempererat hubungan antara Anggota Satgas Yonif 725/Woroagi dan masyarakat di sekitar Pos, dengan demikian harapan kedepannya Warga di sekitar pos akan selalu menyatu dan saling bahu membahu dengan anggota Satgas Yonif 725/Woroagi tanpa adanya rasa yang membatasi, karena Prajurit Yonif 725/Woroagi juga berasal dari Rakyat biasa yang diberikan kepercayaan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dalam kegiatan anjangsana yang dilaksanakan tersebut mendapat respon yang positif dari masyarakat, dimana mereka merasa sangat senang dan sangat membantu akan kehadiran Satgas Yonif 725/Woroagi, dimana Prajurit Yonif 725/Woroagi begitu dekat dan membaur dengan masyarakat Desa Yuruf dan Desa Amgroto dan yang lebih penting lagi Prajurit Yonif 725/Woroagi mendatangi dan memberikan pengobatan bagi masyarakat yang sedang sakit.

Meskipun petugas kesehatan kami, alat dan perlengkapan kesehatan kami cukup terbatas, setidaknya bisa mengurangi beban da bisa membantu masyarakat di sekitar tempat kam melaksanakan tugas pokok kami sebagai Satuan Penugasan Pengamanan Perbatasan RI-PNG, ujar Lettu Inf Herman.

“Kamipun juga berharap dengan kegiatan yang kami laksanakan ini bisa terus terjalin ikatan silahturahmi antar kami dan warga, serta terjalin sinergitas dengan aparat pemerintahan desa, tokoh agama beserta dengan Masyarakat,” lanjut Letnan Herman. (Satgas Yonif 725/Wrg).

News Feed