oleh

Dandim Pekalongan Jelajahi Hutan Belantara Pantau Daerah Rawan Longsor

-TNI Polri-151 views

 

 

Pekalongan – koranprogresif.co.id – Guna mengetahui secara langsung wilayah perhutanan yang rawan bahaya longsor, Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Infanteri Muhammad Ridha, Sabtu (17/11/18), bersama pegawai bank BRI, Perhutani dan Polri wilayah kota pekalongan melaksanakan pengecekan secara langsung di lokasi -lokasi yang di tengarai rawan longsor.

 

Menurut Dandim Muhammad Ridha, selain untuk pemantauan wilayah rawan longsor, kegiatan jelajah hutan tersebut juga sebagai sarana Komunikasi Sosial (komsos) dengan para pegawai bank BRI,bPerhutani dan Polri yang ada di wilayah kota dan kabupaten Pekalongan.

 

“Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bahaya bencana tanah longsor, sehingga menjelang musim penghujan datang kita sudah bisa mengetahui kira-kira daerah mana saja yang rawan longsor,” jelas Dandim.

 

Dari pemantauan yang telah dilaksanakan, memang ada beberapa titik rawan yang yang berada di wilayah lebakbarang dan petungkriyono dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

 

“Setalah kita pantau secara langsung, memang ada beberapa titik longsor yang kita tengerai rawan akan bahaya longsor,namun demikian tingkat kerawanannya juga berbeda-beda dan kebanyak ada di daerah perhutanan,” terang Dandim.

 

Pihaknya juga berharap, ada peran masyarakat dan stakholder terkait, untuk melakukan pengecekan kedaerah-daerah yang memang rawan longsor, sehingga akan meminimalisir korban apabila longsor terjadi.

 

“Kami berharap ada peran dari masyarakat dan Stakholder terkait untuk melakukan pengecekan secara rutin sehingga apabila terjadi tanah longsor akan diketahui sejak dini, dan meminimalisir adanya korban jiwa,” pungkas Dandim.

 

Kegiatan jelajah hutan tersebut di laksanakan di hutan wilayah kabupaten pekalongan, yang meliputi daerah Karanganyar, Lebakbarang serta Petungkriyono yang diikuti oleh Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Infanteri Muhammad Ridha beserta anggota bank BRI dan anggota Polres pekalongan kotap berjumlah kurang lebih 75 orang. (Red/Rusg 99).

News Feed