oleh

Dandim Palembang Hadiri Peringatan Maulid Nabi Di Yayasan Nimas Ayu Pembayun Palembang

-TNI Polri-102 views

 

 

Palembang – koranprogresif.co.id – Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang diperingati umat muslim setiap tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahun Hijriyah, tahun ini bertepatan dengan tanggal 20 November 2018 hari ini (red-Selasa).

 

Momentum ini pun dimanfaatkan oleh para Santri dan masyarakat di lingkungan Komplek Yayasan Nimas Ayu Pambayun Jln. Gubernur H. Bastari Perum Top Blok A15 No.33 RT. 62 Kel. 15 Ulu Kec. Jakabaring Kota Palembang.

 

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Selasa (20/11) ini dihadiri oleh Sekda Kota Palembang, Drs. Harobin Mustafa, Dandim 0418/Palembang, Letkol Inf Honi Havana, M.MDS., Sultan Mahmud Badaruddin IV, anggota DPR RI, Drs. H Syofwatillah Mohzaib, S.Sos., Wadanyon Arhanud-12/SBP, Mayor Arh Alfrizi dan Ketua Yayasan Nimas Ayu Pembayun, Raja Ibadiasy Sahwali.

 

Drs. Harobin Mustafa mewakili Walikota Palembang mengajak masyarakat Kota Palembang, agar selalu meningkatkan toleransi dan jauhi semua perselisihan sesama umat muslim. Kita harus teladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

 

“Pemuda zaman sekarang banyak yang lupa dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, oleh sebeb itu peringatan Maulid Nabi jangan hanya formalitas kegiatan saja, tetapi bagaimana bisa meneladani kehidupan Rasulullah SAW,” papar Mustafa.

 

Sementara itu, Pembina Rumah Yayasan Nimas Ayu Pembayun, Tuan Dato’ Nasirudin M Ali mengatakan, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini pihaknya mengelar kegiatan sosial, salah satunya kegiatan khitanan massal.

 

“Semoga pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini kesolehan sosial terbentuk dalam diri kita masing-masing. Insya’allah kita semua terhindar dari mara bahaya,” tuturnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0418/Palembang, Letkol Inf Honi Havana, M.MDS. yang hadir dalam acara peringatan Maulidur Rasul ini mengatakan bahwa, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari bersama-sama kita tingkatkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

 

“Dengan hikmah Maulid Nabi, mari kita tingkatkan keimanan, sehingga kita menjadi manusia yang berkepribadian, tabah dan dapat melaksanakan ajaran agama dengan baik serta berguna bagi keluarga, bangsa dan negara,” ungkap Dandim.

 

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H ini, diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, lagu-lagu islami, drama kolosal menceritakan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mensiarkan agama islam dan ditutup dengan ceramah agama dan doa oleh Ustaz Drs. H. Syofwatillah Mohzaib, S.Sos, anggota DPR RI. (Red).

News Feed