oleh

Dandim 0105/Abar Turut Berpartisipasi Penanaman Mangrove Di Pantai Kuta Padang Aceh Barat

-Mitra tni-135 views

 

Aceh Barat – Koranprogresif.co.id, Masih dalam nuansa peringatan Hari Kemerdekaan Republik lndonesia yang ke 77 tahun, TNI – Polri dan Unsur Forkopimda Aceh Barat bersinergi dan berkolaborasi melakukan penanaman Bibit Pohon Mangrove di pesisir Pantai yang membentang di Desa Kuta Padang Kecamatan Johan Pahlawan, Selasa (23/8/2022)

Aceh Hijau (Aceh Green) ini secara serentak dilakukan diseluruh Kabupaten/Kota se – Provinsi Aceh dangan melakukan Penanaman Bibit Mangrove yang berjumlah 77.000 batang, melambangkan usia RI yakni 77 tahun.

Untuk di Kabupaten Aceh Barat, Penanaman lonching secara simbolis dilakukan oleh Danrem 012/TU Kolonel lnf Riyanto, S.l.P., Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., Kapolres AKBP Pandji Santoso, S.l.K., M.Si., Dandenpom lM/2 Meulaboh Mayor Cpm Tintus Sendu Wardana, S.H., M.H., Asisten lll Bupati Aceh Barat Nyak Na, S.E., M.Dev dan unsur Forkopimcam Johan Pahlawan serta Perangkat Desa setempat.

Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) ini dinisiasi oleh Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat. Dalam sambutan Kapolda Aceh yang disampaikan oleh Kapolres mengatakan, bahwa penanaman Mangrove ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian alam dan menjaga ekosistem keanekaragaman hayati dan menjadi sumber penghidupan bagi berbagai macam jenis binatang laut, seperti lkan, Kepiting dan binatang laut lainnya.

“Penghijauan ini secara umum untuk mengembalikan fungsi hutan Mangrove yang telah mengalami degradasi yang dianggap mampu memberikan azas manfaat, baik segi ekologis, segi fisik hingga segi ekonomis. Dengan Akarnya yang kokoh, Mangrove juga diharapkan mampu menjadi Benteng untuk meredam terjangan ombak sehingga bisa menjadi aktor utama untuk menahan abrasi Pantai”, kutip Kapolres

Di tempat yang sama, Danrem 012/TU sangat mengapresiasi dan menyambut positif dengan diadakannya penanaman Mangrov ini. Sebab, keberadaan Mangrove sangatlah penting sebagai langkah reklamasi dan reboisasi bagi ekositem dan kelestarian alam.

“Tanaman Mangrove ini bisa menjadi Paru – Paru hijau di Aceh Barat yang bisa menyimpan air dan untuk mengurangi polusi pencemaran udara. Disamping bisa menjadi penyerap polutan, pencegah erupsi, penyimpan karbon dan tempat peminjahan (breeding ground) aneka biota laut. Untuk itu, Mari Kita menanam dengan ikhlas agar anak cucu Kita kelak dapat menikmatinya”, ajak Danrem

Disisi lain, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., berpendapat bahwa akan mendukung penuh penanaman Mangrove ini. Terlebih, Pesisir Pantai di Aceh Barat sangatlah rentan terjadi bencana alam terutama abrasi atau banjir Rob.

“Penanaman ini setidaknya bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah bahaya intrusi air Laut, gelombang abrasi, adaptasi – mitigasi Tsunami dan bisa meningkatkan serapan Karbon hingga meningkatkan perekonomian masyarakat melalui estetika kawasan Mangrove. Mari Kita tumbuhkan kesadaran sekaligus membudayakan gemar menanam Pohon untuk menjadikan lahan produktif kembali. Kita satukan komitmen untuk menjaga dan merawat Mangrove ini agar tumbuh subur yang tentunya kedepan akan sangat bermanfaat”, pungkas Dandim.

(Red)

Berita Lainnya