oleh

Dampingi Kapolres, Dandim Ikuti Program 1 Juta Vaksinasi Booster Secara Virtual di MTSN 5 Tulungagung

-Mitra tni-150 views

 

Tulungagung – koranprogresif.co.id – Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Inf Yoki Malinton K.SH.M.Tr (Han) M.l.Pol mendampingi Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K, M.H mengikuti kegiatan program 1 juta vaksinasi booster serentak jelang Idul Fitri yang diselenggarakan oleh PBNU, Kemenag RI dan Polri secara Virtual melalui Zoom Meeting di MTSN 5 Tulungagung, Kamis (21/4/2022).

Peluncuran program ini ditandai dengan pemukulan rebana oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf, dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta.

Terlihat Dandim dan Kapolres Tulungagung mengikuti proses peluncuran program ini melalui zoom meeting secara khidmat.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yakni di Gedung PBNU, di kantor Pengurus Wilayah NU, Pengurus Cabang NU, sejumlah pesantren, sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan NU, serta gerai Polda dan Polres di seluruh Indonesia.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dalam zoom meeting mengatakan, program vaksinasi 1 juta booster ini adalah bukti bahwa pemerintah menyayangi warganya dan warganya menyayangi pemerintah.

“Terima kasih kami kepada segenap masyarakat yang mendukung terlaksananya program vaksinasi 1 juta booster ini. Program ini tujuannya tidak lain adalah melindungi warga dan paling penting kita bisa mudik setelah libur dua tahun tidak mudik,” kata Menag.

“Semoga yang mudik tetap sehat, aman dan keluarga di kampung dalam kondisi sehat. Sekali lagi program kerja sama ini bertujuan melindungi warga dan masyarakat dari Covid-19. Ini adalah bukti pemerintah menyayangi warganya dan warganya menyayangi pemerintah,” sambung Menag.

Menurut Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, kegiatan program vaksinasi 1 juta booster ini akan berlangsung hingga empat hari ke depan di kantor-kantor NU, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan di seluruh Indonesia.

“Ini juga bentuk pelayanan inklusif dari Nadhalatul Ulama kepada semua warga. Program vaksinasi 1 juta booster juga digelar di rumah-rumah ibadah,” jelas Ketum PBNU. (Red).

Berita Lainnya