oleh

Ciptakan Kondisi Aman dan Tertib, Ditjenpas Sidak Lapas Tangerang

 

Tangerang – koranprogresif.co.id – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kamis (19/10).

Kegiatan yang dipimpin Direktur Keamanan dan Ketertiban, Abdul Aris tersebut dilaksanakan bersama Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lapas Tangerang.

Abdul Aris mengatakan, sidak digelar untuk memastikan lingkungan aman dan tertib di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang rawan dan rentan penyelundupan barang-barang terlarang seperti lapas dan rumah tahanan negara (rutan).

“Demi mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, sidak ini diharapkan dapat membuat para narapidana sadar kalau mereka selalu diawasi oleh kita (Ditjenpas),” tegas Abdul Aris.

Pada sidak kali ini, diturunkan 28 petugas untuk melakukan penggeledahan. Penggeledahan difokuskan pada kamar hunian warga binaan yaitu Blok A1, A Pengasingan, Blok D2, dan D Pengasingan.

Dari penggeledahan tersebut, berhasil disita berbagai benda yang dilarang seperti ponsel, modem, perangkat elektronik lainnya, termonal listrik, kartu remi, hingga senjata tajam.

Selain penggeledahan, juga dilakukan tes urine kepada 50 orang narapidana yang berasal dari blok A1 dan D2. Hasilnya, 3 narapidana positif menggunakan narkoba.

“Temuan ini tentunya jadi pengingat sekaligus bahan evaluasi bagi Pemasyarakatan agar lebih berhati-hati dan waspada dalam melakukan pemeriksaan barang yang masuk,” tutur Aris.

Aris menambahkan, kegiatan sidak ini sesuai dengan Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di UPT Pemasyarakatan, pemberantasan peredaran gelap narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

Ia percaya, dengan pelaksanaan sidak yang lebih sering, kondisi UPT Pemasyarakatan yang aman dan bebas dari barang-barang terlarang dapat tercipta.

“Untuk menjaga kondisi yang aman dan tertib dibutuhkan kerja sama dan komitmen dari seluruh pihak yang terkait. Kami tidak akan berhenti untuk terus melakukan sidak agar dapat mencegah gangguan keamanan dan ketertiban,” tandas Abdul Aris. (Red/Mrr/Afn).

Berita Lainnya