oleh

Bupati Sukabumi: HUT IDI Ke-72, IDI Terus Eksis Tanpa Ekses

Sukabumi – koranprogresif.co.id – Peringatan ini harus menguatkan keyakinan para dokter di Kabupaten Sukabumi, khususnya untuk terus memicu lahirnya berbagai inovasi dalam dunia kedokteran dengan menghasilkan berbagai karya yang mampu mendorong terjadinya akselerasi peningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Sukabumi, Pemda mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh dokter yang tergabung dalam organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi atas sinergitas dan kolaborasi yang telah diberikan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami saat menghadiri peringatan hari ulang tahun ke-72 IDI cabang Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Samudra Beach Palabuhanratu, Sabtu (29/10/2022).

H. Marwan optimis bahwa, IDI Kabupaten Sukabumi mampu berkomitmen untuk terus menebar kebaikan dalam upaya menguatkan pembangunan di bidang kesehatan, hal itu suatu penyelarasan tema peringatan HUT IDI dalam berbakti untuk negeri mengabdi untuk rakyat satu IDI terus maju.

“IDI harus terus berikhtiar dalam merealisasikan program peningkatan derajat kesehatan, menuju masyarakat sehat dan sejahtera,” ungkapnya.

H. Marwan berharap, agar IDI Kabupaten Sukabumi terus eksis tanpa ekses dengan mengupayakan aksi aksi kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat, misalnya isu adaptasi perubahan iklim serta penyelamatan lingkungan, tegasnya.

Sementara Ketua IDI Kabupaten Sukabumi, dr. Asep Suherman mengatakan, ada banyak karya nyata IDI dalam pembangunan kesehatan Indonesia dari masa ke masa, IDI menginisiasi dan merealisasi segala bentuk program, terobosan maupun regulasi kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera, ini adalah sebuah bentuk dharma bakti para anggota IDI sebagai individu, maupun IDI secara organisasi untuk berbakti pada negri, ujarnya.

Menurutnya, HUT ke-72 IDI bertepatan dengan hari bakti dokter Indonesia ke-114, dimana IDI bersama rakyat Indonesia mencoba memformulasikan, kolaborasi dan menentukan langkah strategis melalui beberapa program yang telah dilaksanakan, hal itu berlangsung sejak tanggal 24 Oktober yang lalu.

“Adapun program IDI yang berlangsung dari mulai tanggal 24 Oktober antara lain,donor darah, pengobatan masal sebanyak 1.750 orang, pelayanan KB dan program – program lainnya,” jelasnya.

dr. Asep pun berharap, peringatan ini harus dijadikan momentum memperkuat sistem kesehatan agar lebih bermutu, berkualitas, dan merata dalam melayani masyarakat di pelosok Kabupaten Sukabumi, pungkasnya. (Eko).

Berita Lainnya