oleh

Bupati Peduli, Besuk Pasien Yang Alami Keracunan di RSUD Kapuas

Kuala Kapuas – koranprogresif.co.id – Bulan suci ramadhan Penuh Berkah, bagi umat muslim laksanakan ibadah puasa satu bulan penuh. Bagi pemerintah daerah kabupaten Kapuas adalah jadwal penting SAFARI RAMADHAN, untuk menjalin hubungan persaudaraan silaturahmi antar masyarakat dan pemerintah daerah.

Kunjungan Bupati bersama jajaran di Handel Aya desa Narahan kecamatan Oulau Petak kabupaten Kapuas, Kamis (23/) warga setempat adakan buka bersama disalah satu Masjid Nurul Istiqomah Handel tersebut undangan tidak hanya dihadiri warga setempat tetapi lain desa, desa tetangga yang tidak jauh hanya berjarak berkisar 500 m.

Dari tempat acara buka bersama, para Undangan penuhi ruangan dan halaman Masjid Handel aya, waktu berbuka puasa telah tiba panitia bagikan santapan menu berbuka puasa ke para undangan yang menurut salah satu warga ditemui disalah satu lorong rumah sakit dimana lorong dipenuhi dengan pasien terbanyak mengalami keracunan dari santapan menu saat berbuka puasa di desa Handel Aya, menuturkan kepada media dari kronologis kajadian ujarnya, ia mendapatkan santapan menu berbuka puasa berupa sebutir telor dan sambal merah dibungkus plastik, tuturnya dengan nada rendah dan tidak mau menyebutkan nama hanya dia katakan dari Handel Aya.

Bahkan korban tambahnya, lagi lebih banyak dari desa saya sambil berlalu meninggalkan berhubung salah satu tenaga medis rumah sakit memanggil yang bersangkutan. Selang beberapa waktu kemudian usai acara berbuka puasa bersama para undangan dan warga masyarakat kembali kerumah masing masing, tidak beberapa lama warga banyak yang mengalami sakit perut dan muntah muntah usai santap menu yang dibagikan panitia peyelenggara yang pada akhirnya dilarikan ke puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan, namun pihak puskesmas tidak mampu tangani dengan semakin banyak korban berjatuhan tanpa penyebeb hingga korban korban dilarikan kerumah sakit daerah dengan dibantu dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah setempat dengan sigap korban diduga keracunan dari makanan yang disantap saat berbuka puasa bersama.

Para tenaga medis dan dokter RSUD kabupaten Kapuas, dengan segera memberikan bantuan sesuai dengan apa yang diderita, rumah sakit dipenuhi pasien dan ditempatkan pada lorong lorong rumah sakit mengingat ruangan rawat rumah sakit sudah penuh dan terpaksa ditempatkan diselasar dan lorong. Namun tenaga medis dan dokter hilir mudik lakukan pemeriksaan tanpa henti, hingga berita ini diturunkan di kesempatan itu selaku Direktur RSUD dr Agus Waluyo, dibincangi untuk mengetahui berapa jumlah pasien yang dirawat dirumah sakit.

Hingga saat ini, pasien sudah mencapai 236 orang termasuk anak anak dan balita jelas dokter agus pada media ini. (Tatang Syk).

News Feed