oleh

Bupati Barsel Lantik 42 Kepsek

-Nasional-994 views

 

Buntok – koranprogresif.co.id – Bupati Barito Selatan (Barsel), H. Eddy Raya Samsuri ST melantik sebanyak 42 Kepala Sekolah (Kepsek) dari berbagai tingkatan sekolah di Kabupaten Barsel, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan Buntok, Senin (22/02/2021), orang nomor satu di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu berkesempatan mengambil sumpah / janji sebanyak 42 guru yang diangkat menjadi kepsek.

Sebagaimana laporan yang diterima media ini, sebanyak 42 guru yang diangkat menjadi Kepsek terdiri dari 17 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), 24 guru Sekolah Dasar (SD), dan satu guru Taman Kanak-Kanak Pendidikan Usia Dini (TK-PAUD). Dari 42 Guru yang diangkat menjadi Kepsek tersebut diketahui terdapat sebanyak enam Kepsek yang diangkat melalui perpanjangan Surat Kepetusan (SK), dan sisanya adalah guru yang diangkat menjadi Kepsek lantaran murni lulus tes pada tahun 2020 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barsel, Drs. H. Sua’ib mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 tahun 2018, sebagaimana peran atau kedudukan kepsek sekarang bukan lagi menjadi guru yang diberi tugas tambahan, tetapi kepsek merupakan seorang manajer yang harus menguasai manajemen secara keseluruhan termasuk manajemen keuangan.

“Ini memang baru pertama kali ada Bupati melakukan pelantikan guru, dan ini juga pertama kali dilakukan selama saya menjadi pengawai,” ucap Su’aib kepada wartawan.

Menurut Su’aib, sejak tahun 2019 disdik sudah melakukan berbagai upaya untuk menyesuaikan dengan peraturan-peraturan yang ada, dan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Dirjen Nomor 199 8/7 b 1 3/5 7/15 tentang tata kelola kepala sekolah dan pengawas sekolah.

“Pada point 4, dinyatakan bahwa bagi Kepsek yang sedang menjabat sebelum diterbitkannya Permendikbud Nomor 6 tahun 2019 namun belum memiliki surat tanda tamat Pendidikan dan Pelatihan, mereka tetap akan mendapatkan hak untuk mendapatkan aktivitas dengan mengikuti dan lulus diklat penguatan Kepsek,” ujarnya.

Masih menurut Sua’ib, kedepan Kabupaten Barsel harus tetap mempunya cadangan atau stok Kepsek yang memiliki sertifikat. Sebab, tanpa Kepsek yang bersertifikat, maka ancamannya sekolah yang dipimpin Kepsek tersebut terancam bakal tak dibolehkan menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri mengatakan, pelaksanaan pengambilan sumpah janji bagi 42 Kepsek yang keberulan pertama kali dilakukan di Kabupaten Barsel ini dapat menjadi tonggak bagi para guru dan kepala sekolah dalam memotivasi dan berdedikasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Semoga saja para guru-guru mempunyai motivasi, dedikasi untuk bisa menjadikan anak didiknya menjadi bisa lebih cerdas, jadi lebih bermakna di kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya. (Ben Progresif).

News Feed