oleh

BPN Kapuas Akui Ada Hambatan Pelaksanaan PTSL

Kuala Kapuas – koranprogresif.co.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah akui hadapi kendala dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Adanya kesulitan mengumpulkan data pemilik tanah (subyek).

Kendala itu menghambat BPN Kapuas untuk melakukan sertifikasi bidang tanah. Karena hampir di semua desa yang menjadi sasaran tidak diketahui identitas subyeknya.

“Terhambat ketika petugas akan melakukan pengukuran, data domisili pemiliknya tidak diketahui, sehingga sulit mendapatkn KTP dan KK,” ujar Kepala Kantor (BPN) Kabupaten Kapuas, Suraji, SH, MM, MKn didampingi Kasi Hubungan Hukum dan Pertahanan BPN Kapuas, Nina Eriyani, SH pada Selasa sore (11/6/2019).

Bahkan, tambah Suraji, Kepala Desa juga tidak mengetahui sang pemilik tanah lantaran berpindah kepemilikan beberapa kali. Sehingga ini membuat data pemilik tidak jelas dan batas tanah juga tidak jelas yang membuat sulitnya petugas melakukan pengukuran.

“Tidak mungkin memaksakan data ada kalau tidak jelas, makanya kami memikirkan solusinya, setidaknya BPN Kapuas tidak mendapatkan tunggakan dari target PTSL tahun ini,” katanya.

Salah satu solusi, dia menyebutkan BPN akan melakukan penyuluhan ulang kepada masyarakat. Dengan bekerja sama serta berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Kelurahan, desa, RT/RW serta Binmas Polsek setempat.

Selain itu, juga akan dilakukan pengumpulan data pada malam hari. Sebab, kemungkinan masyarakat susah ditemui pada siang hari lantaran mereka sibuk bekerja.

“Kami berharap agar masyarakat pemilik bidang tanah aktif, karena kalau sudah ada sertifikat bisa dimanfaatkan khususnya bagi yang ingin membuka usaha. Bisa pinjam modal usaha dengan jaminan sertifikat,” jelasnya. (Sas).

News Feed