oleh

BPBD Kapuas Pastikan Antisipasi Bencana

-TNI Polri-134 views

 

 

Kuala Kapuas – koranprogresif.co.id – Sebagaimana amanat dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dibacakan oleh Kepala Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga di halaman Markas Kodim 1011/KLK pada Kamis (22/11) pagi.

 

Kabupaten Kapuas dipastikan siap menghadapi segala kemungkinan terburuk akibat cuaca ekstrim.

 

Hal ini dijelaskan Panahatan Sinaga ketika menjadi inspektur upacara dalam apel gabungan Kamis pagi.

 

Kendati hasil kajian dari Badan Meteorologi Kimotologi (BMK) dan Badan Metereologi Geofisikan (BMG) pusat, bahwa Kabupaten Kapuas adalah salah satu dari 136 Kabupaten dan Kota yang masuk dalam daerah rawan bencana, akibat adanya intensitas akan cuaca ekstrim, namun kesiapsiagaan akan terus dimaksimalkan.

 

“Oleh karena itu dalam upaya memaksimalkan personil petugas dari tim gabungan ini perlu adanya kekompakan dan kesiapan dalam menghadapi akan hal-hal yang mungkin saja terjadi, sehingga seluruh personil dapat meminimalisir akan adanya kerugian materi dan adanya korban jiwa,” ujar Panahatan Sinaga, Kamis pagi (22/11).

 

Usai upacara, inspektur bersama-sama dengan para petinggi Kodim 1011/KLK-Kapuas, Tagana, BPBD, TNI-Polri serta Damkar dan Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan pemeriksaan pasukan serta perlengkapan sarana alat-alat penyelamatan yang dimiliki oleh personil dari masing-masin.

 

“Memang kalau melihat perangkat dan prasarana alat-alat  peralatan penyelamatan yang dimiliki sekarang dianggap masih sangat kurang namun kekurangan ini janganlah membuat suatu alasan kita untuk tersu melakukan kesipan kita didalam membantu masyarakat apabila mengalami suatu kejadian bencana,” katanya.

 

Kemudian, simulasi aksi penyeleamatan juga diamerkan tim gabungan, hal ini dengan contoh kasus, adanya laporan kejadian jatuhnya seorang warga dan tenggelam di sekitar sungai Murung wilayah Kecamatan Selat.

 

Tim reaksi cepat atau tim gabungan Siaga Bencana yang terdiri dari TNI, Polri, Gegana, BPBD  serta Damkar dan Satpol PP mendapatkan apresiasi dari masyarakat, sebab hanya berselang setengah jam pasukan gabungan ini dapat menyelamatkan salah seorang penumpang perahu motor atau kelotok yang tercebur ke sungai.

 

Aksi penyelamatan yang dilakukan oleh tim gabungan, merupakan bentuk penyelamatan Tim Gabungan dalam rangka lebih memantafkan tugas dan fungsi para personil.

 

Tim gabungan terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana, terebih menghadapi situasi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi baik di periaran maupun darat. (SAS).

News Feed