oleh

Biadab, KKSB OPM Tembak Dan Mutilasi Warga Asli Papua Di Intan Jaya

-Mitra tni-1.051 views

Intan Jaya – koranprogresif.co.id – Ketika masyarakat Papua dihadapkan oleh musibah Covid-19, KKSB OPM dengan kejinya membunuh petugas kemanusian yang berasal dari Papua atas nama Ale Melik Bogau, Kepala Puskesmas Kampung Wandai dan Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya. Keduanya dianiaya KKSB saat membawa obat-obatan untuk warga.

Selang 1 minggu kemudian kini KKSB OPM menebar teror kembali dengan menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua. Korban bernama Yunus Sani (40 tahun) dimutilasi pada hari Jum’at tanggal 29 Mei 2020, di Kampung Megataga Distrik Wandai Kab. Intan Jaya.

Dari informasi, Minggu (31/5/2020), kejadian bermula ketika Niko Wakey (Pastur Gereja Mbegulo) mengantar anaknya dari Enarotali. Saat kembali ke Kampung Mbegulo, di tengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali. Setelah bunyi tembakan reda KKSB OPM turun dari Kampung Magataga lalu menghampiri Niko Wakey dan menyampaikan telah membunuh korban Yunus Sani. Setelah KKSB OPM pergi, Niko Wakey menghampiri korban Yunus Sani (40 tahun) yang telah dibungkus dengan karung oleh KKSB OPM.

“KKSB OPM seakan menebar virus mencabut nyawa para warga asli Papua yang berada di bumi Papua. Ini sangat biadab, tidak benar. Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua,” ucap Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto. (Red).

News Feed