oleh

Berusaha Melarikan Diri Saat Ditangkap, Pembunuh Ebi Terpaksa Di Dor Petugas Gabungan

Kuala Kapuas – koranprogresif.co.id – Setelah menjadi buronan selama 21 hari usai melakukan pembunuhan terhadap rekan kerjanya, Jainal Alias Enal (35 thn) warga Desa Mantangai Hilir RT.08 Kecamatan Mantangai, akhirnya tak berkutik saat diamankan aparat gabungan satreskrim polres kapuas bersama anggota pospol bagugus yang diback up oleh Jatanras Krimum Polda Kalteng, Intelmob Brimob Polda Kalteng dan Resmob Polres Katingan Sabtu (11/5) sekitar pukul 16.20 wib di depan pondok milik Ijum Desa Tumbang Liting Km. 14 Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.

Sebagaimana pres rilies yang disampaikan ke media ini menyebutkan, pelaku telah melakukan Tindak Pidana Penganiayaan Berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan/atau Tindak Pidana Pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 3 KUHPidana dan/atau 338 KUHPidana, terhadap rekan kerjanya Ebi Pri Dika Wijaya (27 thn) Warga Desa Kaladan yang dilakukanya diwilayah Dusun Tapian Karahau RT. 02. Desa Sei Gita Kecamatan Mantangai pada Sabtu tanggal 20 April 2019 lalu.

Seperti diketahui bahwa, kejadian pembunuhan ini diketahui rekan kerjanya Gatak pada saat tiba di pondok dan mau membersihkan peralatan masak, dan tanpa sengaja pada saat mau buang air kecil dirinya melihat korban dengan posisi terlentang bersimbahkan darah saat berupaya mau menolong ternyata korban sudah meninggal dunia yang diduga kehabisan darah akibat mengalami beberapa luka tusukan badik pada bagian mata, perut dan robek pada bagian perut dengan kondisi usus terburai, melihat hal tersebut kemudian memberitahu rekanya M.Nedis terkait dengan temuanya yang kembali secara bersama-sama guna memastikan yang selanjutnya memberitahukan warga dusun tapian karahau bahwa ada mayat dibawah pondok, kemudian pelapor menelpon pihak pospol bagugus memberikan informasi perihal penemuan mayat tersebut.

Kasus ini sudah ditangani oleh aparat Polres Kapuas, untuk motif sendiri masih dalam penyelidikan namun dari informasi yang didapat, kasus ini hanya dipicu permasalahan yang sepele, yang mana pelaku diduga tersinggung dengan perkataan korban sehingga pelaku nekad menghabisi nyawanya.

Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro melalui AKP Ahmad Budi Martono, Kasatreskrim membenarkan kejadian dan penangkapan terhadap pelaku.

“Kami dari jajaran Polres kapuas mengucapkan terima kasih kepada unit Jatanras Krimum, intelmob satbrimob Polda Kalteng dan Resmob Polres Katingan yang telah membackup penangkapan terhadap pelaku, untuk saat ini pelaku sudah ditahan dirutan polres Kapuas,” jelasnya. (Tatang).

News Feed