oleh

Berikan Penyuluhan KB Bersama Ketua Persit KCK Cab. XXIV di Nonfisik TMMD Ke-114

-Mitra tni-209 views

Tigaraksa – Koranprogresif.co.id, Bersama Persit KCK Cab. XXIV Kodim 0510/Trs Puskesmas Mekar Baru berikan penyuluhan KB di kegiatan non fisik TMMD ke 114 (Jumat 5/8/2022).

Ny. Ratna Indah Syarief selaku Ketua Persit KCK Cab. XXIV menyampaikan semoga dengan materi penyuluhan KB ini dapat menambah pengetahuan kita semua tentang pentingnya KB (keluarga berencana), karena KB ini salah satu program dari pemerintah.

Sementara itu Kapuskes dr. Rina Ristiani juga menyampaikan untuk program KB kami belum mencapai target,target baru 50 persen masyakat masih banyak yang belum mengunakan KB jangka panjang atau disebut MKJP.

dr. Rina Ristiani selaku Kapuskesmas menjelaskan kita mempunyai kader KB di kecamatan, desa sampai tingkat RT. Kami berharap atas kedatangan Ibu Ketua Persit dapat menambah motifasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan KB khususnya KB jangka panjang ini.

Bapak camat Miftah Shuritno, S.STP, MM, mengucapkan terimakasih kepada Ibu Ketua Persit KCK Cab. XXIV kodim 0510/Trs beserta rombongan yang sudah hadir di Desa Waliwis Mecamatan Mekarbaru ini,saya mewakili masyarakat Kecamatan Mekarbaru mengucapkan terimakasih banyak kepada Kodim 0510/Tigaraksa yang sudah membantu program TMMD, baik di kegiatan fisik mau non fisik. Tentunya semua kegiatan ini sangat banyak manfaat bagi masyarakat kami terutama dalam pembangunan jalan di Desa Waliwis.

dr. Ryzha Rezkyanti menyampaikan bahwasanya apa itu KB (keluarga berencana) yang bertujuan suatu gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera, yang juga merupakan perencanaan kehidupan masing-masing suami istri dalam melahirkan dan mendidik anak sebagaimana yang diinginkan.

Kenapa Pemerintah mencanangkan program KB dengan cara mengatur jarak kehamilan 3 sampai 5 tahun yang bertujuan pertama membentuk keluarga kecil sejahtera, mencanangkan keluarga kecil dengan hanya 2 anak, mencegah terjadinya pernikahan dini di usia dini, menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua dan menekan jumlah pertumbuhan penduduk serta menyeimbangkan kebutuhan dengan jumlah penduduk di Indonesia.

Adapun jenis alat kontrasepsi untuk kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang dianjurkan adalah IUD, karena dapat digunakan dalam jangka panjang sampai 5 tahun. Adapun macam-macam alat kontrasepsi lainya seperti pil KB, kondom, kontrasepsi mantab ini dimana dilakukan pengikatan permanen pada saluran tuba, pengangkatan rahim, pengangkatan indung telur agar tidak bisa melahirkan lagi. Hal ini biasanya dilakukan pada ibu-ibu yang sudah usia diatas 35 tahun keatas dan masih sangat aktif dalam mempunyai anak.

Adapun yang hadir dalam kegiatan Bapak Camat Mekarbaru Bpk. Miftah Shuritno, S.STP, MM, Kapten Kav Sjahrul Ashari pasi pers Kodim 0510/Trs, Danramil 08/Kronjo Kapten Inf Sutrisno, dr. Rina Ristiani Kapuskesmas Mekar baru, dr. Ryzha Ryzkyanti Puskesmas Mekarbaru, Ibu Dharma wanita Mekarbaru dan Ibu-ibu Kader Kec. Mekarbaru.

(Red)

Berita Lainnya