oleh

Babak Baru Kasus Ijasah Palsu STT Setia

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Kamis siang (8/8), Kuasa Hukum, Matheus Mangentang dan Ernawati Simbolon yang ditemani oleh istri dari Matheus Mangentang mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur guna mendaftarkan praperadilan terkait dengan penahanan eksekusi yang dilakukan pihak kejaksaan Negeri Jakarta Timur Minggu lalu.

“Sesuai putusan tidak ada diperintahkan mengeksekusi, Jaksa salah melaksanakan hukum,” ujar Herwanto yang juga didampingi oleh Dwi Putra Budianto.

Herwanto mengatakan bahwa, dalam melaksanakan eksekusi, jaksa tidak menyertakan seluruh putusan dari pengadilan.

“Ada point yang tidak dimasukkan oleh Jaksa. Ada point 4 yang menyatakan bahwa para terdakwa tetap pada tahanan kota,” tambahnya.

Herwanto menjelaskan bahwa, upaya Pra Peradilan ini dilakukan untuk menguji apakah kewenangan yang dilakukan oleh Jaksa tersebut sudah benar atau tidak.

“Pra Peradilan ini adalah untuk menguji apakah kewenangan itu sudah dilakukan dengan semestinya atau melampaui kewenangannya,” ujarnya.

Hal yang menyedihkan, menurut Herwanto yakni, proses eksekusi Matheus Mangentang yang dilakukan saat berada di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran.

“Yang sangat menyedihkan buat kami, Pak Matheus itu di eksekusi saat berada di rumah sakit, masih ada bekas infusan,” tandasnya. (Rd).

News Feed