Atlet Wushu Dapat Beasiswa 100% Kuliah di Universitas BSI

Solo – koranprogresif.co.id – Diyana Putri Hidayah, alumni program studi (prodi) Sistem Informasi, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Solo, bisa berkuliah tanpa memikirkan beban biaya, sampai ia wisuda. Ia menjadi salah satu mahasiswa, yang mendapatkan beasiswa 100%, dan pekan kemarin secara resmi mengikuti prosesi wisuda Universitas BSI kampus Solo yang pertama secara offline, di The Rich Hotel Jogja, Yogyakarta, pada Jum’at (10/12) silam.

Aktif menjadi atlet wushu dari tahun 2015, perjalanannya tidak mudah. Ia mengaku, pernah mengalami bullying sejak masa Taman Kanak-kanak (TK).

Guna membuktikan bahwa dirinya lebih baik daripada yang membullynya, menjadi motivasi untuk terjun ke dunia wushu, agar bisa menjadi contoh yang baik bagi adik dan keluarganya juga. Sebagai atlet wushu, Diyana berhasil mendapatkan beasiswa 100% di Universitas BSI, sejak masuk di tahun 2018 hingga lulus kuliah tahun 2021.

“Yang melatarbelakangi saya mengikuti Wushu karena ingin lepas dari bullying yang saya terima sejak TK. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa lebih baik dari mereka yang melakukan bullying terhadap saya.

Selain itu, saya juga ingin menjadi contoh baik untuk adik saya, yang saat ini juga terjun di dunia Wushu, serta menjadi kebanggaan untuk orang tua saya. Alhamdulillah, dari wushu ini saya bisa mendapatkan beasiswa 100% di Universitas BSI hingga lulus kuliah,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (20/12).

Diyana, sudah menorehkan beberapa prestasi, diantaranya berhasil meraih juara 2 pada Kejuaraan Nasional (kejurnas) Wushu 2017, Juara 1 Kejuaaraan Provinsi (kejurprov) Wushu Jateng 2018, Juara 1 Kejurnas Wushu Champhionship 2019, Juara Kejurprov Wushu Senior 2019, dan Juara 2 pada Kejurnas Jet Kun Do Shaolin Kungfu 2019.

Selain menjadi seorang atlet wushu, Diyana juga tergabung sebagai volunteer mahasiswa yang turut memperkenalkan Universitas BSI kepada masyarakat.

“Selama berkuliah, saya bergabung menjadi volunteer mahasiswa, yang kegiatannya membantu memperkenalkan kampus saya kepada masyarakat. Saya merasa sangat bahagia bisa berkuliah di Universitas BSI, yang tanpa disadari dari kecil selalu lihat iklannya di tv dengan jargon andalannya ‘Kuliah…? BSI aja!!’ dan akhirnya kini saya bisa berkuliah secara gratis di Universitas BSI,” imbuhnya.

Menurutnya, sistem pembelajaran yang diterapkan di Universitas BSI sangat menarik dan menghemat pengeluaran. Semua modul atau materi pembelajarannya sudah berbentuk digital. Hal tersebut memudahkan mahasiswa untuk mengakses dimana saja dan kapan saja.

Semua tugas-tugas kuliah pun dikirim dalam bentuk file, sehingga meringankan beban pengeluaran mahasiswa. Diyana mengaku, Web programming dan Database, menjadi mata kuliah favoritnya semasa kuliah.

Walaupun sulit memahami materi diawal perkuliahan, banyak dosen pengampu mata kuliah yang membantunya hingga mengerti.

“Terima kasih kepada Universitas BSI yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk berkuliah secara gratis. Semangat untuk adik-adik tingkat yang sedang memperjuangkan pendidikannya. Karena pendidikan bukan hanya mencari sebuah gelar, tapi ilmu yang kita dapat harus berguna untuk diri kita sendiri maupun orang lain yang ada disekitar kita. Semoga semua lulusan Universitas BSI mendapatkan pekerjaan yang baik atau pekerjaan yang sesuai dengan keinginan,” tutup Diyana. (Red).

Berita Lainnya