oleh

Aksi Kemanusiaan PGSI Bersama BNI, Berbagi Sembako Pada Warga Terdampak Banjir di Demak

-Nusantara, Sosbud-1.033 views

Demak – koranprogresif.co.id – LuaRr biAsa!!. Untuk kesekian kalinya PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak kembali menggelar aksi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir. Kali ini berasal dari CSR BNI BERBAGI, yaitu Bank BNI Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Demak yang beralamat di jalan Raden Patah. Paket Bantuan diserahkan oleh Grala Bagus A, selaku pimpinan BNI beserta Andri dan Tim, bertempat di Sekretariat PD.PGSI yang beralamat di Margohayu Gili Karangawen Demak, Senin (8 Maret 2021).

Puluhan Paket sembako tersebut, masing-masing berisi ; Beras 1 Kantong, Minyak Goreng 1 Kg, Mie Instant dan Susu Kaleng.

Kepala BNI Kantor Cabang Pembantu Demak, Grala Bagus, dalam sambutan serah-terima bantuan menyampaikan, “Alhamdulillah, melalui CSR BNI Berbagi Bina Lingkungan bidang Bencana Alam, kami bisa menyalurkan paket sembako melalui Pengurus Daerah PGSI Demak,” kata Grala.

“Semoga bantuan paket sembako ini dapat meringankan beban yang dirasakan oleh warga terdampak banjir, bermanfaat dan berkah untuk semua. Kami juga berharap agar kerjasama dengan PGSI dapat berlanjut ke bidang lain, ini merupakan awal untuk langkah berikutnya,” pungkasnya.

Selesai serah terima di Sekretariat PGSI, Tim Tanggap Darurat PGSI langsung cuZ meluncur ke tiga titik lokasi menerabas banjir di Ngepreh Sayung dan menerjang ganasnya arus ombak rob di Pandansari Bedono. Paket sembako yang dibagikan, menyasar sejumlah warga di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Sayung berada di dusun Ngepreh dan dusun Pandansari Bedono. Adapun Kecamatan Wedung bertempat di Menco Babalan.

Sementara itu dihadapan warga, saat penyerahan bantuan, Ketua PGSI, Noor Salim didampingi Tim Tanggap Darurat dari pengurus daerah (Suhadi, Asmah Noor, Syatibi, dan Ali Murtadlo), serta Pengurus Kecamatan (Anshor, Nur Kholil, Arif Rahman) menyampaikan, untuk yang kesekian kalinya Tim Tanggap Darurat PGSI Demak berupaya semaksimal mungkin turut meringankan beban yang dirasakan oleh duLur-duLur terdampak banjir, dengan cara menggandeng BNI Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Demak untuk berbagi paket sembako, kata Salim.

“PGSI dan BNI menyampaikan turut berduka atas musibah banjir yang melanda bapak/ibu dan dulur-dulur. Semoga lekas surut, sehingga bisa beraktifitas seperti semula,” tutur Noor Salim.

Ungkapan terimakasih disampaikan oleh Ketua RT dusun Ngepreh, Ali Mahfud, “Maturnuwun kagem BNI dan PGSI, ingkang sampun kerso rawuh ngaturi sembako dan mendoakan kami. Bantuan ini sangat berarti, semoga kepedulian dan amal baik dari BNI dan PGSI mendapat balasan dari Allah SWT. Amiin” kata Mahfud.

Selesai dari dusun Ngepreh, Tim Tanggap Darurat melanjutkan ke dusun Pandansari desa Bedono, sebuah perkampungan yang dihantam ombak dan banjir rob sejak bulan Desember akhir tahun lalu. Kampung Pandansari ini merupakan akses Ziarah ke destinasi Wisata Religi Makam terapung Syekh Abdullah Mudzakir.

Nampak beberapa warung dan rumah penduduk berantakan dan berserakan hancur diterjang ganasnya badai ombak.

Saat menerima bantuan, Mbah Amnah menyampaikan rasa terimakasihnya: “Maturnuwun sanget njih Pak Guru lan Bu Guru sampun kerso rawuh peduli kalih kulo wong cilik wonten pesisir. Mugi sedoyo amal sae panjenengan dipun wales dening Allah SWT. Amiin,’ kata Mbah Amnah sambil berkaca-kaca hingga menitikkan air mata.

Sambil terbata-bata, Mbah Amnah menambahkan, “Kulo njih mboten Saget nyediani panggenan ingkang sae, panggenan kulo mpun rusak diterak ombak Pak”. Maka seketika suasana haru mewarnai pertemuan ditengah terjangan ombaknya banjir rob tersebut.

Adapun bantuan untuk Kecamatan Wedung dibagikan hari ini (Selasa, 9-3-2021) oleh Tim Tanggap Darurat PGSI Kecamatan Wedung, Kholid Romdhon, Muhajir dkk.

*TRAUMA HEALING*

Selain pemberian Sembako, Tim Tanggap Darurat BNI- PGSI juga menyampaikan Trauma Healing atau pemulihan trauma pasca banjir.

Dihadapan para penerima bantuan, Noor Salim menyampaikan, Ibu/Bapak dan Simbah-Simbah serta duLur-duLur semua, saya mewakili BNI Demak dan PGSI, ikut prihatin dan turut merasakan betapa berat ujian ini. Namun tetaplah tabah dan bangkit, untuk terus berbenah, tutur ketua PGSI.

“Yakinlah bahwa dibalik ujian bencana besar ini, pasti ada hikmah dan rencana baik oleh Allah SWT. terhadap Hamba-Nya. Maka Sabar dan Tawakkal adalah kuncinya,” tambah Ustadz Salim yang juga Da’i.

“Dibalik Penderitaan, Insya Allah akan datang Kebahagiaan,” pungkas Salim. (Red).

News Feed