oleh

Ada Bantuan dan Tidak Ada Bantuan, Kelompok Tani Harus Tetap Laksanakan Program

Lampung – koranprogresif.co.id – Kelompok Tani (Poktan) pelaksana kegiatan organik harus tetap laksanakan kegiatan baik ada bantuan dari Pemerintah atau tidak ada bantuan.

Hal ini dikatakan beberapa Fasilitator organik diantaranya Asep dari Kabupaten Tulang Bawang dan Johan Wahyudi dari Tanggamus saat dihubungi pada Selasa (2/12/19(.

“Program desa Organik harus terus berjalan, ada atau tidak ada bantuan pemerintah karena program ini memang sangat dibutuhkan terutama untuk memulihkan kesuburan lahan pertanian yang selama ini terus menerus menggunakan pupuk dan insektisida kimia sehingga tanah kita jadi kritis,” terang Johan.

Hal senada juga dikatakan Asep. Kita harus terus menularkan ilmu yang sudah kita dapat tentang manfaat organik untuk kesehatan tubuh dan manfaat pupuk organik dan agen hayati untuk memulihkan kesuburan tanah pertanian,” ujar Asep.

Sementara itu Kabid TU Balai Proteksi Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Lampung, Ir. Siti Irmalia mengaku pihaknya siap terus mendampingi kegiatan Poktan jika diperlukan.

Informasi yang ada Kegiatan Desa Organik di tahun 2020 tidak ada, tapi kami himbau kepada para pendamping (Fasilitator) Program Desa Organik dan Kelompok tani utuk terus melaksanakan kegiatan seperti biasa, jangan terhenti. Manfaatkan bantuan alat yang ada untuk terus membuat agen hayati untuk tanah dan budidaya tanaman.

“Kami siap turun mendampingi jika poktan merasa perlu, Kelompok dan petani harus tetap semangat melaksanakan kegiatan organik,” ujarnya.

Program Desa Organik dicanangkan oleh Presiden Ir.Joko Widodo sebagai salah satu program swasembada pangan buah dan sayuran organik.

Sementara di Provinsi Lampung ada 16 Kelompok Tani ( Poktan) dari beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung yang menerima manfaat Program Desa Organik. (Hadi).

News Feed